Samsung Galaxy A8 vs Samsung Galaxy S8

Vendor Samsung mengeluarkan seri Galaxy A8, yang menyasar pasar ponsel pintar di kelas menengah. Seri yang satu ini mengadopsi kemampuan dan tampilan Galaxy S8 yang dikeluarkan dua kwartal sebelumnya. Apa saja yang ditawarkan Samsung melalui Galaxy A8 dibandingkan dengan seri S8? Berikut adalah perbedaan antara kedua smartphone ini.

img: youtube.com

Desain

Karena dikeluarkan untuk pasar menengah ke atas, Samsung A8 memiliki desain dengan model terbaik di tahun 2018. Namun jika dibandingkan dengan seri S8, maka A8 masih terlihat lebih sederhana dan biasa. Pada dasarnya, keduanya menggunakan kaca di bagian depan dan belakangnya, dengan metal di kedua bagian sisinya.

Seperti biasa, Samsung mengeluarkan smartphone yang anti debu. Keduanya juga sudah dibekal dengan perangkat IP68 sehingga bisa dibawa ke dalam air hingga kedalaman 1.5 meter selama 30 menit. Untuk variasi warna, Samsung Galaxy S8 memiliki varian yang lebih banyak daripada A8. Selebihnya, dua seri ponsel ini dikategorikan sebagai smartphone kelas premium.

Lihat juga: Samsung Galaxy A8

Layar

Samsung menggunakan OLED untuk layar Galaxy A8 dan Galaxy S8. Bedanya, seri A8 hadir dengan ukuran 5.6 inch sementara S8 berukuran 5.8 inch. Resolusi keduanya juga berbeda, d mana A8 beresolusi 1080 x 2220 piksel sementara S8 beresolusi 1440 x 2960 piksel. Untuk rasio layar terhadap body handphone, persentase A8 adalah 75.60% sedangkan S8 84.26%.

Samsung A8 dibekali dengan pengaturan layar di mana mode warnanya bisa diatur hingga tidak terlihat jenuh. Mode tersebut disebut AMOLED photo dan AMOLED cinema dan basic yang hadir juga di Samsung S8. Fitur pengaturan ini memang dihadirkan Samsung untuk ponsel terbarunya untuk kelas premium.

Setiap elemen layar dari kedua ponsel sangatlah baik. Pengguna bisa menonton video Youtube atau Netflix dengan tampilan yang cerah , kontras yang bagus dan juga ketajaman yang sangat menakjubkan. Jika anda menonton video dengan format 16:9, maka anda bisa memperbesarnya hanya dengan cara zoom hingga video mengisi seluruh area layar.

Tetapi, jika dibandingkan antara keduanya, Samsung S8 memiliki ketajaman layar yang jauh lebih baik. Melalui uji dipslaymate, Galaxy S8 memiliki display yang paling mencengangkan di antara semua smartphone. Warna yang tersedia sangat kaya dengan kontras antara hitam dan putihnya sangat bersih dan rapi. Pengguna bisa merasa puas menggunakan S8 untuk akses konten HD.

Performa

Dengan desain yang mewah, Samsung Galaxy A8 dibekal dengan SoC Exynos 8895 dan prosesor octa-core 2200 MHz 64-bit. Berbeda dengan Galaxy S8 yang memiliki sistem chip Qualcomm Snapdragon 835 dengan prosesor Octa-core 2350 MHz. Keduanya menawarkan performa terbaik dengan tampilan layar yang cepat dan hampir tidak ada jeda transisi antara klik.

Samsung S8 memiliki RAM sebesar 4 GB, standar untuk ponsel pintar di kelas menangah ke atas. Penyimpnanan internalnya sebesar 64 GB dan pengguna bisa menggunakan kartu microSD hingga 256 GB. Ponsel satu ini tergolong sebagai handset yang cepat, namun hal ini tak mengejutkan karena harganya yang tinggi.

Tidak jauh berbeda dengan Samsung A8 yang memiliki performa sangat baik secara keseluruhan. Meski GPU-nya relatif rendah, namun untuk di kelasnya ponsel ini tergolong paling baik ketimbang brand kompetitor. Sama dengan S8, Galaxy A8 dibekali dengan Ram sebesar 4 GB, penyimpanan internal sebanyak 64 GB dan mendukung memori eksternal hingga 256 GB.

Kamera

Kamera Galaxy S8 merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, yaitu Samsung 7 namun bagian kamera memiliki upgrade yang paling sedikit. Tidak ada sistem dual sensor, lensa angle yang lebar maupun variasi apertur. Hanya ada satu sensor kamera sebesar 12 MP di bagian belakang dengan lensa f1/7 dan penambahan prosesor gambar dengan multi frame yang terbaru.

Meski begitu, kameranya tergolong peka dan cepat. Dengan dua tap di bagian kunci power maka kamera akan terbuka lebih cepat daripada ponsel pintar lainnya. Hasil gambar jepret juga halus dan fokus. Ada mode HDR yang bisa menyesuaikan kecerahan cahaya matahari sehingga hasil gambar memiliki warna detil. Kadang-kadang, hasil warnanya malah leih berani daripada benda aslinya.

Berbeda dengan Samsung Galaxy A8 yang memilii pengaturan kamera yang sederhana dengan sensor sebesar 16 MP dan flash LED yang sangat powerful. Warna yang dihasilkan pada gambar juga tidak jenuh dan berani. Hasil foto pada siang hari cuup tajam dan jernih, sementara foto pada malam hari hasilnya agak blur seperti hasil foto yang bergetar.

Galaxy A8 bukan master dalam hal fotografi saat malam hari. Hal ini disebabkan karena kamera pada ponsel tidak mendukung digital zoom yang baik dan kameranya juga tidak stabil. Maka dari itu, eksposur yang terlalu lama malah menghasilkan gambar blur. Namun secara umum, kamera pada Galaxy A8 dikategrikan cepat dan asik untuk digunakan bersenang-senang.

Daya baterai

Samsung Galay A8 memiliki kapasitas baterai 3000 mAh. Bagi pengguna yang menggunakan A8 dengan aktif seperti streaming Youtube selama dua hingga 3 jam, anda bisa menikmati ponsel tanpa harus cas selama satu hari. Namun jika anda pengguna yang hanya membuka ponsel sesekali, maka A8 bsa dinikmati selama dua hari tanpa cas.

Ponsel ini juga memiliki performa yang baik pada single task karena layar OLED membuatnya menjadi ponsel yang sangat efisien. Jika pengguna menggunakan game seperti Real Racing selama setengah jam, anda kehilangan 8% baterai. Lumayan fair untuk ponsel dengan kapasitas seperti ini. Di kelasnya,kapasitas baterai Galaxy A8 tergolong rata-rata.

Sementara untuk Samsung S8 yang juga memiliki daya aterai hanya 3000 mAh menjadi salah satu kelemahannya. Dengan layar sebesar 5.8 inch dan quad HD, daya baterai tersebut tergolong minim untuk S8. Meski begitu, habisnya daya secara umum tergantung bagaimana pengguna memanfaatkannya. Selama tidak terlalu cerah, maka daya baterai bisa lebih hemat.

Untuk mengatur penggunaannya, pengguna perlu mengubah performa, resolusi layar dan juga kecerahannya terutama saat menonton video. Pengguna bisa menyisakan daya 30% jika kecerahan diatur hanya 30% saja. Sementara jika resolusi layar diubah menjadi 1080, baterai akan hanya tersisa 5-6% di malam hari.
Software.

Software pada Samsung S8 masih menggunakan Android 7.0 yang tampil menarik dan cukup fungsional. Penambahan software pada S8 yang menjadi ciri khas adalah Bixby. Sayangnya, fitur asisten digital ini terbilang mengecewakan karena sering muncul dimana-mana ditambah lagi ada tombol khusus di bagian samping body ponsel.

Sementara pada Samsung A8 yang dikeluarkan terbaru oleh Samsung, sayangnya masih menggunakan Android 7.1.1 yang mana bukanlah hal terbaru di tahun 2018. Namun, pihak Samsung menyatakan pengguna bisa meng-upgrade OS menjadi Android Oreo. Galaxy A8 juga terdapat tambahan Bixby yang merupakan software tambahan yang berfungsi sebagai asisten digital.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like