LCD Vivo Y17s – Info Harga Terbaru, Spesifikasi Lengkap, dan Cara Ganti
Layar ponsel adalah komponen paling rentan rusak akibat jatuh atau tertekan. LCD Vivo Y17s sering menjadi pencarian penting bagi pengguna yang mengalami kerusakan layar. Harga ganti yang cukup tinggi membuat banyak orang mencari informasi lengkap sebelum memutuskan servis.

Panduan komprehensif ini membahas semua hal tentang layar Vivo Y17s. Informasi spesifikasi teknis, harga LCD original dan KW, biaya servis, cara mengganti, hingga tips perawatan. Pengetahuan lengkap untuk mengambil keputusan terbaik saat layar ponsel bermasalah.
Mari kita ulas satu per satu agar tidak salah langkah dalam mengatasi masalah layar Vivo Y17s. Investasi beberapa menit membaca bisa menghemat ratusan ribu rupiah.
Mengenal Layar Vivo Y17s
Spesifikasi lengkap layar ponsel ini perlu dipahami terlebih dahulu.
Vivo Y17s LCD Apa
Vivo Y17s LCD apa? Ponsel ini menggunakan panel IPS LCD dengan ukuran 6.56 inci. Teknologi IPS (In-Plane Switching) memberikan sudut pandang lebar dan reproduksi warna yang baik untuk segmen harga menengah.
Vivo Y17s dirilis September 2023 sebagai ponsel entry-level hingga mid-range. Panel layar diproduksi oleh pabrik layar khusus yang memasok ke Vivo. Bukan teknologi AMOLED atau OLED yang lebih mahal, melainkan LCD yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas baik.
Panel IPS LCD pada Y17s memiliki karakteristik spesifik. Sudut pandang mencapai hampir 178 derajat tanpa perubahan warna signifikan. Konsumsi daya lebih rendah dibanding generasi LCD lama. Ketahanan terhadap burn-in lebih baik dibanding AMOLED.
Spesifikasi Layar Lengkap
Detail Teknis Layar Vivo Y17s:
Ukuran dan Resolusi:
-
Diagonal layar: 6.56 inci (16.55 cm)
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel (HD+)
-
Rasio aspek: 20:9
-
Kerapatan piksel: 269 ppi (pixels per inch)
Teknologi Display:
-
Jenis: IPS LCD
-
Refresh rate: 60 Hz (standar)
-
Touch screen: Kapasitif multi-touch
-
Rasio layar ke bodi: sekitar 83.8%
Kecerahan dan Warna:
-
Peak brightness: 700 nits
-
Color saturation: 83% NTSC
-
Color gamut: Tidak support DCI-P3
-
Light-emitting material: LED backlight
Perlindungan:
-
Tidak disebutkan Gorilla Glass spesifik
-
Disarankan pakai tempered glass tambahan
Resolusi HD+ (720p) memang bukan yang tertinggi di kelasnya. Namun untuk layar 6.56 inci, kerapatan 269 ppi masih cukup tajam untuk penggunaan sehari-hari. Mayoritas pengguna tidak akan merasakan perbedaan signifikan dengan Full HD kecuali melihat sangat dekat.
Jenis Panel Yang Digunakan
Panel IPS LCD Vivo Y17s termasuk kategori a-Si TFT LCD (Amorphous Silicon Thin-Film-Transistor). Ini adalah teknologi LCD paling umum digunakan ponsel mid-range karena biaya produksi relatif rendah dengan kualitas cukup baik.
Lapisan Panel:
1. Backlight LED:
Sumber cahaya dari belakang panel. Vivo Y17s menggunakan LED putih yang tersebar merata. Intensitas cahaya diatur untuk kecerahan layar.
2. Diffuser Layer:
Menyebarkan cahaya LED agar merata ke seluruh permukaan layar. Mencegah hotspot (titik terang) yang mengganggu.
3. Polarizer Pertama:
Filter cahaya agar terpolarisasi dalam satu arah. Komponen penting untuk mengontrol cahaya.
4. TFT Array:
Lapisan transistor yang mengontrol setiap piksel. Jutaan transistor kecil yang mengatur warna dan intensitas setiap titik.
5. Liquid Crystal Layer:
Kristal cair yang memutar polarisasi cahaya sesuai voltase. Inilah inti dari teknologi LCD.
6. Color Filter:
Filter warna merah, hijau, biru (RGB) untuk menghasilkan warna penuh. Setiap piksel terdiri dari 3 subpiksel RGB.
7. Polarizer Kedua:
Filter kedua yang bekerja sama dengan yang pertama untuk menghasilkan gambar.
8. Touch Digitizer:
Lapisan sensor sentuh kapasitif di atas semua lapisan. Mendeteksi posisi jari untuk input touch.
9. Cover Glass:
Kaca pelindung paling luar. Lapisan ini yang langsung bersentuhan dengan jari dan paling rentan pecah.
Keunggulan Layar Y17s
Kelebihan Panel IPS LCD:
1. Sudut Pandang Luas:
IPS terkenal dengan viewing angle mencapai 178 derajat. Lihat dari samping, warna tidak berubah drastis seperti panel TN murah. Cocok untuk nonton bareng atau sharing layar.
2. Reproduksi Warna Akurat:
Warna lebih natural dan akurat dibanding LCD generasi lama. Tidak terlalu jenuh seperti AMOLED yang sering oversaturated. Foto dan video terlihat lebih mendekati warna asli.
3. Brightness Tinggi:
700 nits peak brightness cukup terang untuk penggunaan outdoor. Layar tetap terbaca di bawah sinar matahari langsung. Lebih baik dari banyak LCD entry-level yang hanya 400-500 nits.
4. No Burn-in:
LCD tidak mengalami burn-in (bekas gambar permanen) seperti AMOLED. Bisa tampilkan gambar statis lama tanpa khawatir bekas bayangan. Umur layar lebih panjang.
5. Harga Spare Part Terjangkau:
LCD replacement lebih murah dibanding AMOLED. Kalau pecah, biaya ganti tidak semahal ponsel flagship dengan AMOLED.
6. Konsumsi Daya Efisien:
IPS modern cukup efisien untuk baterai. Meski tidak seirit AMOLED di tema gelap, konsumsi daya sudah dioptimasi dengan baik.
Keterbatasan:
Kontras Terbatas:
LCD tidak bisa hitam sempurna karena backlight selalu menyala. Hitam terlihat abu-abu gelap. AMOLED bisa matikan piksel individual untuk hitam sempurna.
Refresh Rate Standar:
60Hz adalah standar lama. Ponsel modern mulai pakai 90Hz atau 120Hz yang lebih smooth. Scrolling dan animasi di Y17s terasa kurang halus dibanding layar high refresh rate.
Tidak Ada HDR:
Layar ini tidak support HDR10 atau Dolby Vision. Konten HDR akan ditampilkan dalam SDR biasa. Tidak maksimal untuk streaming video berkualitas tinggi.
Harga LCD Vivo Y17s
Informasi harga komponen penting sebelum memutuskan ganti.
Harga LCD Vivo Y17s Original
LCD Vivo Y17s original adalah komponen resmi dari pabrik Vivo atau supplier resmi mereka. Kualitas terjamin sama persis dengan yang terpasang di ponsel baru.
Harga LCD Original (Januari 2026):
Di Marketplace Online:
-
Tokopedia: Rp 185.000 – Rp 250.000
-
Shopee: Rp 185.000 – Rp 240.000
-
Bukalapak: Rp 190.000 – Rp 260.000
Di Toko Sparepart Fisik:
-
Jakarta: Rp 200.000 – Rp 280.000
-
Surabaya: Rp 210.000 – Rp 270.000
-
Bandung: Rp 200.000 – Rp 275.000
-
Kota besar lain: Rp 200.000 – Rp 300.000
LCD Fullset Original:
LCD fullset termasuk:
-
Panel LCD
-
Touchscreen digitizer
-
Frame/bezel
-
Kabel fleksibel
-
Adhesive (lem perekat)
Harga fullset: Rp 185.000 – Rp 300.000 tergantung penjual dan lokasi.
Variasi Harga:
Harga bervariasi karena beberapa faktor:
-
Sumber: Dari service center resmi lebih mahal dari supplier aftermarket
-
Garansi: Yang bergaransi lebih mahal Rp 20.000-50.000
-
Lokasi: Kota besar lebih murah karena kompetisi tinggi
-
Keaslian: Original asli lebih mahal dari original refurbish
Harga LCD Aftermarket/KW
LCD aftermarket atau KW adalah komponen bukan dari pabrik Vivo. Dibuat pabrik pihak ketiga dengan kualitas bervariasi.
Tingkatan Kualitas:
Grade AAA (Super Copy):
-
Kualitas mendekati original
-
Panel IPS yang baik
-
Harga: Rp 150.000 – Rp 180.000
-
Garansi biasanya 1-3 bulan
Grade AA:
-
Kualitas sedang
-
Warna kurang akurat
-
Harga: Rp 120.000 – Rp 150.000
-
Garansi 1 bulan atau tidak ada
Grade A (Incell):
-
Kualitas paling rendah
-
Sering bermasalah
-
Harga: Rp 90.000 – Rp 120.000
-
Tidak ada garansi atau sangat terbatas
Perbedaan Original vs KW:
| Aspek | Original | KW AAA | KW A |
|---|---|---|---|
| Harga | Rp 185.000-300.000 | Rp 150.000-180.000 | Rp 90.000-120.000 |
| Warna | Sangat akurat | Cukup baik | Pucat/oversaturated |
| Brightness | 700 nits | 500-600 nits | 300-400 nits |
| Touch | Sangat responsif | Cukup responsif | Kadang delay |
| Ketahanan | 2-3 tahun+ | 1-2 tahun | 6 bulan-1 tahun |
| Garansi | 3-6 bulan | 1-3 bulan | Tidak ada |
Harga LCD Vivo Y17s di Service Center
Harga LCD Vivo Y17s di service center resmi Vivo biasanya lebih tinggi karena termasuk jasa pasang dan garansi resmi.
Estimasi Biaya Service Center Resmi:
Komponen LCD Original:
-
Harga sparepart: Rp 250.000 – Rp 350.000
-
Biaya jasa pasang: Rp 50.000 – Rp 100.000
-
Total: Rp 300.000 – Rp 450.000
Keuntungan Service Center Resmi:
1. Garansi Resmi:
-
Garansi komponen 3-6 bulan
-
Garansi pekerjaan (kalau ada masalah setelah ganti, gratis service)
-
Bisa klaim kalau ada cacat produksi
2. Teknisi Berpengalaman:
-
Teknisi terlatih khusus Vivo
-
Punya alat lengkap dan tepat
-
Prosedur baku yang aman
3. Sparepart Original Terjamin:
-
100% original dari Vivo
-
Bukan refurbish atau aftermarket
-
Kualitas sama dengan ponsel baru
4. Dokumentasi Lengkap:
-
Nota resmi dan kwitansi
-
Kartu garansi komponen
-
Bisa untuk klaim asuransi
Kekurangan:
Harga Lebih Mahal:
Bisa 50-100% lebih mahal dari servis biasa. Untuk LCD Y17s, selisih bisa Rp 100.000-200.000.
Waktu Lebih Lama:
Service center sering antri panjang. Bisa tunggu 1-3 hari bahkan seminggu kalau sparepart harus indent.
Lokasi Terbatas:
Service center resmi hanya di kota besar. Kalau di kota kecil harus kirim ke kota terdekat.
Perbandingan Harga Berbagai Toko
Survey Harga LCD Vivo Y17s (Januari 2026):
Marketplace Online:
Shopee:
-
Toko A (Jakarta): Rp 185.000 (grade AAA, garansi 1 bulan)
-
Toko B (Surabaya): Rp 118.750 (grade A, bergaransi)
-
Toko C (Bandung): Rp 130.000 (grade AA, garansi toko)
-
Toko D (Jakarta): Rp 200.000 (original claim, garansi 3 bulan)
Tokopedia:
-
Toko E (Jakarta): Rp 185.000 (original, COD available)
-
Toko F (Tangerang): Rp 175.000 (fullset, gratis ongkir)
-
Toko G (Bekasi): Rp 195.000 (bergaransi, free lem LCD)
Toko Fisik:
Harco Mangga Dua (Jakarta):
-
Toko sparepart lantai 3: Rp 180.000 – Rp 220.000
-
Toko sparepart lantai 5: Rp 175.000 – Rp 210.000
-
Include pasang: +Rp 50.000 – Rp 75.000
Pasar Atum (Surabaya):
-
Kios sparepart HP: Rp 190.000 – Rp 230.000
-
Jasa pasang: Rp 50.000 – Rp 100.000
Toko HP Bandung:
-
Area Jl. ABC: Rp 185.000 – Rp 250.000
-
Include service: Total Rp 250.000 – Rp 350.000
Tips Dapat Harga Terbaik:
1. Bandingkan Banyak Toko:
Cek minimal 5-10 toko online dan fisik. Harga bisa beda Rp 50.000-100.000 untuk barang sama.
2. Cek Review Toko:
Baca review pembeli sebelumnya. Hindari toko dengan banyak komplain kualitas atau after-sales buruk.
3. Tanya Garansi:
Pastikan ada garansi minimal 1 bulan. Tanpa garansi terlalu berisiko kalau dapat barang cacat.
4. Nego Halus:
Di toko fisik masih bisa nego Rp 10.000-30.000. Apalagi kalau beli plus jasa pasang.
5. Paket Bundling:
Beberapa toko kasih harga lebih murah kalau beli LCD + jasa pasang sekaligus. Bisa hemat Rp 20.000-50.000.
Berapa Harga Ganti LCD HP Vivo Y17s
Biaya total mengganti layar termasuk sparepart dan jasa.
Biaya Ganti LCD di Service Center Resmi
Berapa harga ganti LCD HP Vivo Y17s di service center resmi Vivo?
Rincian Biaya:
Sparepart LCD Original:
-
Harga komponen: Rp 250.000 – Rp 350.000
Biaya Jasa Teknisi:
-
Bongkar pasang: Rp 50.000 – Rp 100.000
-
Testing dan quality check: Sudah include
Biaya Tambahan (Opsional):
-
Ganti lem adhesive: Rp 10.000 – Rp 20.000 (biasanya include)
-
Cleaning internal: Gratis (prosedur standar)
Total Biaya Service Center:
Rp 300.000 – Rp 450.000
Prosedur di Service Center:
1. Pendaftaran:
-
Datang ke service center dengan ponsel
-
Isi form keluhan dan data diri
-
Teknisi cek kondisi ponsel
2. Diagnosa:
-
Teknisi periksa kerusakan detail
-
Cek apakah hanya LCD atau ada komponen lain rusak
-
Estimasi biaya diberikan
3. Persetujuan:
-
Teknisi jelaskan biaya total
-
Minta persetujuan untuk lanjut perbaikan
-
Estimasi waktu pengerjaan (biasanya 1-3 hari)
4. Pengerjaan:
-
Bongkar ponsel di ruang khusus
-
Ganti LCD dengan sparepart original
-
Testing fungsi lengkap
5. Quality Check:
-
Cek layar nyala sempurna
-
Test touch di semua area
-
Cek sensor, kamera, speaker
-
Pastikan semua berfungsi normal
6. Pengambilan:
-
Pelanggan datang ambil ponsel
-
Teknisi demo fungsi layar baru
-
Kasih kartu garansi komponen
-
Bayar dan terima nota resmi
Lama Pengerjaan:
Sparepart Ready Stock:
-
1-2 jam (express service)
-
Atau sameday kalau drop pagi
Sparepart Indent:
-
2-5 hari kerja
-
Tergantung ketersediaan dari gudang pusat
Biaya Ganti LCD di Toko Servis Biasa
Toko servis non-resmi biasanya lebih murah tapi dengan trade-off tertentu.
Estimasi Biaya Toko Servis:
Pakai LCD Original:
-
Sparepart: Rp 185.000 – Rp 250.000
-
Jasa pasang: Rp 30.000 – Rp 75.000
-
Total: Rp 215.000 – Rp 325.000
Pakai LCD Grade AAA:
-
Sparepart: Rp 150.000 – Rp 180.000
-
Jasa pasang: Rp 30.000 – Rp 75.000
-
Total: Rp 180.000 – Rp 255.000
Pakai LCD Grade A (Murah):
-
Sparepart: Rp 90.000 – Rp 120.000
-
Jasa pasang: Rp 30.000 – Rp 50.000
-
Total: Rp 120.000 – Rp 170.000
Paket Promo:
Beberapa toko punya paket:
-
LCD + Pasang: Rp 200.000 – Rp 270.000 (all in)
-
Include garansi 1 bulan
-
Free tempered glass
Keuntungan Servis Biasa:
1. Harga Lebih Murah:
Bisa hemat Rp 80.000-150.000 dibanding service center resmi.
2. Waktu Lebih Cepat:
Biasanya selesai 30 menit – 2 jam. Tidak perlu antri lama atau tunggu berhari-hari.
3. Fleksibel:
Bisa request pakai LCD grade tertentu sesuai budget. Service center hanya kasih pilihan original mahal.
4. Lokasi Lebih Banyak:
Toko servis HP ada di mana-mana. Tidak perlu ke kota besar.
Risiko:
1. Kualitas Tidak Terjamin:
Sparepart bisa aftermarket atau refurbish. Kualitas bervariasi tergantung toko.
2. Garansi Terbatas:
Garansi cuma 1 bulan atau bahkan tidak ada. Kalau rusak lagi harus bayar sendiri.
3. Teknisi Tidak Terlatih:
Beberapa teknisi kurang pengalaman. Bisa salah pasang atau merusak komponen lain.
4. Tidak Ada Dokumentasi Resmi:
Nota seadanya, tidak ada kartu garansi resmi. Sulit klaim asuransi kalau perlu.
Rincian Biaya Sparepart dan Jasa
Breakdown Detail:
Komponen LCD:
-
Panel LCD IPS: Rp 120.000 – Rp 200.000
-
Touchscreen digitizer: Rp 30.000 – Rp 80.000 (kalau terpisah)
-
Frame/bezel: Rp 10.000 – Rp 20.000
-
Kabel fleksibel: Rp 5.000 – Rp 10.000
-
Total LCD Fullset: Rp 165.000 – Rp 310.000
Biaya Jasa Teknisi:
Service Center Resmi:
-
Bongkar casing: Rp 20.000
-
Lepas LCD lama: Rp 10.000
-
Pasang LCD baru: Rp 15.000
-
Testing menyeluruh: Rp 10.000
-
Assembly kembali: Rp 15.000
-
Final check: Rp 10.000
-
Total Jasa: Rp 50.000 – Rp 100.000
Toko Servis Biasa:
-
Bongkar dan pasang: Rp 30.000 – Rp 50.000
-
Testing basic: Include
-
Total Jasa: Rp 30.000 – Rp 75.000
Biaya Tambahan Potensial:
Kalau Ada Komponen Lain Rusak:
-
Frame/bezel rusak: +Rp 20.000 – Rp 50.000
-
Kaca belakang retak: +Rp 30.000 – Rp 80.000
-
Tombol power/volume rusak: +Rp 15.000 – Rp 40.000
-
Port charger kotor: Cleaning gratis atau Rp 10.000
Material Tambahan:
-
Lem adhesive B7000: Rp 10.000 – Rp 20.000
-
Tempered glass baru: Rp 10.000 – Rp 50.000
-
Case/casing baru: Rp 20.000 – Rp 100.000
Faktor Yang Mempengaruhi Harga
1. Lokasi Geografis:
Kota Besar (Jakarta, Surabaya, Bandung):
-
Banyak kompetisi antar toko
-
Harga lebih kompetitif dan murah
-
Variasi pilihan banyak
Kota Kecil/Daerah:
-
Toko sedikit, harga lebih tinggi
-
Sparepart harus indent dari kota besar
-
Ongkos kirim ditambahkan ke harga
2. Jenis LCD:
Original Genuine:
Paling mahal tapi kualitas terjamin. Harga stabil karena dari sumber resmi.
Original Refurbish:
LCD bekas dari ponsel rusak yang diperbaiki. Lebih murah Rp 30.000-50.000 dari baru.
Aftermarket Grade AAA:
Kualitas bagus untuk harga lebih murah. Pilihan paling populer karena balance harga-kualitas.
Aftermarket Grade A:
Paling murah tapi kualitas rendah. Hanya untuk budget sangat terbatas.
3. Garansi:
Garansi 6 Bulan:
Harga +Rp 30.000-50.000 dari tanpa garansi. Tapi worth it untuk ketenangan.
Garansi 3 Bulan:
Harga +Rp 20.000-30.000. Standar untuk LCD aftermarket bagus.
Garansi 1 Bulan:
Harga +Rp 10.000-20.000. Minimal garansi yang harus diminta.
Tanpa Garansi:
Paling murah tapi sangat berisiko. Kalau rusak seminggu kemudian, rugi sendiri.
4. Waktu Pengerjaan:
Express 1-2 Jam:
Biaya jasa +Rp 25.000-50.000 untuk prioritas.
Same Day:
Biaya jasa normal atau +Rp 10.000-20.000.
2-3 Hari:
Biaya jasa standar, tidak ada tambahan.
5. Tingkat Kerusakan:
Hanya LCD Pecah:
Cukup ganti LCD, biaya standar.
LCD + Frame Rusak:
Perlu ganti frame juga, +Rp 20.000-50.000.
LCD + Board Bermasalah:
Perlu service board juga, +Rp 50.000-150.000.
Water Damage:
Perlu cleaning menyeluruh, +Rp 50.000-200.000 tergantung severity.
LCD Vivo Y17s Original vs KW
Perbandingan mendalam dua pilihan LCD.
Perbedaan LCD Original dan KW
Aspek Manufaktur:
LCD Original:
Diproduksi oleh pabrik yang sama dengan supplier Vivo. Standar quality control ketat dari Vivo harus dipenuhi. Material berkualitas tinggi dengan spesifikasi presisi. Proses produksi menggunakan teknologi terkini dengan toleransi error sangat kecil.
LCD KW:
Diproduksi pabrik pihak ketiga tanpa lisensi Vivo. Quality control bervariasi tergantung pabrik. Material standar atau below standard untuk tekan biaya. Proses produksi menggunakan teknologi lama atau mesin bekas.
Perbedaan Visual:
Warna:
-
Original: Akurat 100%, kalibrasi pabrik presisi, warna natural
-
KW AAA: Cukup akurat 85-90%, sedikit shift warna
-
KW A: Sangat tidak akurat, pucat atau oversaturated, warna aneh
Brightness:
-
Original: 700 nits peak, terang di outdoor
-
KW AAA: 500-600 nits, cukup tapi tidak maksimal
-
KW A: 300-400 nits, redup di luar ruangan
Viewing Angle:
-
Original: 178 derajat sempurna, warna konsisten
-
KW AAA: 160-170 derajat, ada sedikit shift
-
KW A: 120-140 derajat, warna berubah dari samping
Perbedaan Touch Response:
Responsivitas:
-
Original: Sangat responsif, delay <10ms, smooth
-
KW AAA: Responsif, delay 10-20ms, cukup smooth
-
KW A: Kurang responsif, delay >30ms, kadang lag
Akurasi:
-
Original: Presisi tinggi, touch tepat di titik sentuh
-
KW AAA: Akurasi baik, kadang sedikit offset <2mm
-
KW A: Akurasi buruk, sering miss touch atau double tap
Multi-Touch:
-
Original: Support 10 touch points smooth
-
KW AAA: Support 10 touch tapi kadang tidak detect semua
-
KW A: Support 5-10 touch, sering error multi-touch
Perbedaan Durabilitas:
Ketahanan Panel:
-
Original: Tahan 2-3 tahun+ dengan pemakaian normal
-
KW AAA: Tahan 1-2 tahun
-
KW A: Tahan 6 bulan – 1 tahun
Resistance Goresan:
-
Original: Tahan goresan ringan, surface hardness 6H
-
KW AAA: Cukup tahan, 5H
-
KW A: Mudah tergores, 3-4H
Resistance Tekanan:
-
Original: Tahan tekanan sedang, tidak mudah crack
-
KW AAA: Cukup tahan tapi lebih fragile
-
KW A: Sangat fragile, mudah retak dengan tekanan ringan
Cara Membedakan LCD Asli dan Palsu
Cek Visual:
1. Packaging:
-
Original: Box rapi dengan hologram Vivo, barcode jelas, informasi lengkap
-
KW: Box seadanya, tidak ada hologram, barcode palsu atau tidak ada
2. Stiker dan Label:
-
Original: Stiker dengan serial number, QR code valid, font presisi
-
KW: Stiker asal-asalan, QR code tidak bisa discan, font kasar
3. Kabel Fleksibel:
-
Original: Warna kabel consisten, print jelas, koneksi presisi
-
KW: Warna kabel tidak rata, print buram, koneksi kadang longgar
Cek Performa:
1. Test Warna:
-
Buka gambar warna solid (merah, hijau, biru, putih, hitam)
-
Original: Warna merata tanpa banding atau gradient
-
KW: Sering ada banding atau warna tidak merata
2. Test Viewing Angle:
-
Lihat layar dari sudut 45-60 derajat
-
Original: Warna tetap konsisten
-
KW: Warna berubah atau ada warna ungu/kuning muncul
3. Test Touch Sensitivity:
-
Ketik cepat di keyboard
-
Original: Semua huruf terdeteksi tepat
-
KW: Sering miss atau double tap
4. Test Brightness:
-
Naikkan brightness maksimal di outdoor
-
Original: Layar tetap jelas terbaca
-
KW: Layar redup dan sulit terbaca
Cek Dengan Tools:
1. Dead Pixel Test:
Download aplikasi dead pixel tester. Original sangat jarang ada dead pixel. KW sering ada 1-5 dead pixel atau lebih.
2. Touch Test:
Download aplikasi touch tester untuk cek responsivitas di semua area layar. Ori peka dan akurat di semua titik. KW sering ada dead zone atau area kurang sensitif.
3. Color Calibration:
Download aplikasi color test. Original lulus semua test warna dengan gradien smooth. KW sering ada banding atau color shift.
Keuntungan Pakai LCD Original
1. Kualitas Terjamin:
Sama persis dengan LCD bawaan ponsel baru. Tidak ada penurunan kualitas visual atau touch. Pengalaman pengguna tidak berubah setelah ganti LCD.
2. Umur Panjang:
Bertahan 2-3 tahun bahkan lebih dengan pemakaian normal. Tidak cepat rusak atau bermasalah. Investment jangka panjang yang worth it.
3. Garansi Panjang:
Biasanya dapat garansi 3-6 bulan dari service center atau toko. Kalau ada cacat produksi atau rusak prematur, bisa klaim gratis ganti.
4. Resale Value:
Ponsel dengan LCD original punya nilai jual lebih tinggi. Pembeli lebih percaya kalau dikasih tahu ganti LCD original. Selisih harga jual bisa Rp 100.000-200.000 lebih tinggi.
5. Kompatibilitas Sempurna:
Semua fitur layar berfungsi optimal. Sensor proximity, ambient light, fingerprint (kalau ada di layar) semua perfect. KW kadang ada fitur yang tidak berfungsi sempurna.
6. Peace of Mind:
Tidak khawatir layar tiba-tiba bermasalah. Tenang pakai ponsel tanpa was-was. Worth the extra cost untuk ketenangan.
Risiko Pakai LCD KW
Risiko Jangka Pendek:
1. Cacat Dari Awal:
LCD KW sering ada cacat yang tidak ketahuan saat pertama pasang. Setelah 1-2 minggu baru muncul dead pixel, banding, atau touch bermasalah.
2. Warna Tidak Akurat:
Foto editing, desain grafis, atau kerja yang butuh warna akurat jadi terganggu. Warna di layar tidak match dengan hasil print atau layar lain.
3. Mata Cepat Lelah:
Warna tidak akurat dan brightness rendah membuat mata cepat lelah. Apalagi kalau banyak baca atau kerja lama di ponsel.
Risiko Jangka Menengah:
1. Touch Bermasalah:
Setelah 2-3 bulan, touch mulai tidak responsif. Ada area layar yang tidak sensitif atau malah ghost touch (sentuh sendiri).
2. Warna Berubah:
Warna makin lama makin pucat atau kekuningan. Ini karena material LCD KW cepat degradasi. Layar jadi tidak nyaman dilihat.
3. Brightness Menurun:
Backlight LED KW cepat redup. Setelah 6 bulan brightness maksimal sudah turun 30-50%. Layar jadi sangat redup di outdoor.
Risiko Jangka Panjang:
1. LCD Mati Total:
LCD KW sering mati total setelah 6-12 bulan. Layar tiba-tiba blank atau bergaris. Harus ganti LCD lagi, total biaya jadi lebih mahal dari beli original sejak awal.
2. Merusak Board:
LCD KW dengan kualitas sangat buruk bisa short circuit dan merusak motherboard. Ini fatal karena biaya repair board bisa jutaan rupiah. Jauh lebih mahal dari ganti LCD original.
3. Tidak Ada Garansi:
Kalau rusak tidak ada yang tanggung jawab. Harus beli dan ganti sendiri lagi. Total biaya ganti LCD 2-3 kali bisa sama dengan harga ponsel bekas.
Kerugian Finansial:
Skenario 1:
-
Ganti LCD KW: Rp 120.000
-
Rusak setelah 6 bulan, ganti lagi: Rp 120.000
-
Rusak lagi setelah 6 bulan, beli original: Rp 250.000
-
Total: Rp 490.000
Skenario 2:
-
Ganti LCD Original sejak awal: Rp 250.000
-
Bertahan 2-3 tahun tanpa masalah
-
Total: Rp 250.000
Selisih Rp 240.000 lebih boros pakai KW. Belum hitung effort bolak-balik servis dan waktu terbuang.
Persamaan LCD Vivo Y17s
Model lain yang bisa pakai LCD sama.
LCD Compatible Dengan Model Lain
Persamaan LCD Vivo Y17s dengan model Vivo lain cukup banyak. Ini karena Vivo sering menggunakan komponen sama untuk beberapa model berbeda untuk efisiensi produksi.
Model Compatible 100%:
Vivo Y22 (2022):
-
LCD ukuran: 6.56 inci
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel
-
Panel: IPS LCD
-
Kompatibilitas: 100% sama, bisa plug and play
Vivo Y22s:
-
LCD ukuran: 6.56 inci
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel
-
Panel: IPS LCD
-
Kompatibilitas: 100% sama persis
Vivo Y28 5G (V2340):
-
LCD ukuran: 6.56 inci
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel
-
Panel: IPS LCD
-
Kompatibilitas: 100% bisa dipakai
Vivo Y21 2023:
-
LCD ukuran: 6.56 inci
-
Resolusi: Sama
-
Kompatibilitas: Perlu cek versi spesifik, mayoritas compatible
Cara Identifikasi Kompatibilitas:
1. Cek Model Number:
Lihat di Settings > About Phone > Model Number
-
Y17s: V2310
-
Y22: V2209
-
Y22s: V2223
-
Y28 5G: V2340
2. Cek Ukuran Fisik:
Ukur diagonal layar dan bentuk frame. Kalau ukuran dan mounting point sama, likely compatible.
3. Cek Part Number:
LCD punya part number tertulis di kabel fleksibel. Kalau part number sama, pasti compatible.
4. Tanya Penjual:
Toko sparepart biasanya tahu model mana saja yang compatible. Mereka punya data kompatibilitas lengkap.
Vivo Y22/Y22s Compatibility
LCD Vivo Y17s dan Y22/Y22s menggunakan panel IPS LCD yang identik dari supplier sama. Tidak ada perbedaan hardware signifikan.
Kesamaan Spesifikasi:
| Aspek | Y17s | Y22/Y22s |
|---|---|---|
| Ukuran | 6.56 inci | 6.56 inci |
| Resolusi | 720 x 1612 | 720 x 1612 |
| Tipe | IPS LCD | IPS LCD |
| Refresh Rate | 60Hz | 60Hz |
| Brightness | 700 nits | 700 nits |
| Touch | Kapasitif | Kapasitif |
Mounting Point:
Posisi sekrup dan konektor LCD persis sama. Frame dan bentuk panel identik. Bisa langsung pasang tanpa modifikasi.
Firmware:
Tidak ada konfigurasi firmware khusus. Setelah pasang, langsung berfungsi tanpa perlu flash atau setting.
Harga:
Karena compatible, harga LCD Y22/Y22s sama dengan Y17s. Bisa beli yang mana saja yang lebih murah atau ready stock.
Vivo Y28 5G Compatibility
Vivo Y28 5G (2024) juga menggunakan LCD yang sama dengan Y17s meski ada perbedaan hardware internal lain.
Kesamaan:
-
Ukuran layar identik 6.56 inci
-
Resolusi sama 720 x 1612
-
Panel IPS LCD dari supplier sama
-
Mounting dan konektor compatible
Perbedaan:
-
Y28 5G punya processor lebih kencang (Dimensity untuk 5G)
-
Kamera berbeda
-
Baterai mungkin beda kapasitas
-
Tapi LCD hardware sama persis
Catatan Penting:
Meski LCD compatible, pastikan versi Y28 yang benar. Ada beberapa varian Y28:
-
Y28 4G: Beda LCD, tidak compatible
-
Y28 5G (V2340): Compatible dengan Y17s
-
Y28s: Perlu cek spesifik
Selalu konfirmasi dengan penjual atau teknisi sebelum beli untuk memastikan compatibility.
Model Lain Yang Sama
Compatible Confirmed:
-
Vivo Y02 (beberapa varian)
-
Vivo Y02s
-
Vivo Y16
-
Vivo iQOO Z6 Lite (beberapa pasar tertentu)
Possibly Compatible (Perlu Verifikasi):
-
Vivo Y02t
-
Vivo Y23 (V2333)
-
Beberapa model rebrand untuk pasar tertentu
Tidak Compatible:
-
Vivo Y17 (2019): Layar 6.35 inci, beda ukuran
-
Vivo Y15: Beda generasi dan ukuran
-
Vivo Y20: Layar berbeda meski ukuran mirip
-
Vivo Y series dengan AMOLED: Jelas beda teknologi
Cara Cek Kompatibilitas Online:
1. Situs Sparepart:
Beberapa situs seperti MobiSpareParts, SparePartHub, atau toko Shopee/Tokopedia sering list “Compatible Models” di deskripsi produk LCD.
2. Forum dan Grup:
Gabung grup Facebook “Servis HP Indonesia” atau grup WhatsApp teknisi. Tanya langsung ke teknisi berpengalaman. Mereka biasanya sudah test compatibility berbagai model.
3. Datasheet Supplier:
Supplier LCD punya datasheet yang list semua model compatible. Bisa minta ke toko sparepart untuk lihat datasheet.
Manfaat Compatibility:
1. Harga Lebih Murah:
Bisa beli LCD model lain yang lagi diskon atau overstock dengan harga lebih murah. Misalnya LCD Y22 lagi murah, bisa beli untuk dipasang di Y17s.
2. Ketersediaan Lebih Baik:
Kalau LCD Y17s habis stock, bisa beli Y22 atau Y28 5G sebagai pengganti. Tidak perlu tunggu indent lama.
3. Variasi Supplier:
Bisa beli dari supplier berbeda yang stock LCD model compatible. Lebih fleksibel untuk nego harga.
Ganti LCD Vivo Y17s – Kapan Harus Ganti
Tanda-tanda layar perlu diganti.
Tanda-Tanda LCD Rusak
Gejala Kerusakan LCD:
1. Pecah Fisik:
-
Kaca depan retak atau pecah
-
Bisa masih nyala dan touch berfungsi
-
Atau sudah tidak bisa touch di area pecah
-
Cairan LCD bocor (terlihat bercak hitam menyebar)
2. Layar Bergaris:
-
Garis vertikal atau horizontal
-
Warna garis bisa putih, hijau, atau warna lain
-
Garis permanen tidak hilang saat restart
-
Bisa satu garis atau banyak garis
3. Layar Blank/Hitam:
-
LCD tidak menampilkan gambar sama sekali
-
Ponsel nyala (terdengar bunyi atau getar) tapi layar hitam
-
Backlight tidak menyala
-
Bisa karena LCD rusak atau jalur putus
4. Bercak atau Dead Pixel:
-
Titik-titik hitam yang tidak menyala (dead pixel)
-
Bercak kuning atau putih
-
Bercak hitam menyebar (LCD bocor)
-
Warna tidak merata di beberapa area
5. Touch Tidak Responsif:
-
Touch tidak berfungsi sama sekali
-
Atau hanya berfungsi di sebagian area
-
Ghost touch (sentuh sendiri tanpa disentuh)
-
Touch delay atau lag parah
6. Flicker/Berkedip:
-
Layar berkedip-kedip
-
Brightness naik turun sendiri
-
Layar seperti flash on/off
-
Bisa karena backlight bermasalah atau koneksi longgar
LCD Pecah atau Retak
Tingkat Kerusakan Pecah:
Level 1 – Retak Ringan:
-
Retak kecil di pojok atau pinggir
-
Tidak mengganggu visibilitas
-
Touch masih berfungsi normal
-
Bisa ditunda ganti kalau budget terbatas
Level 2 – Retak Sedang:
-
Retak melintang sebagian layar
-
Sedikit mengganggu tampilan
-
Touch kadang error di area retak
-
Disarankan ganti dalam 1-2 bulan
Level 3 – Pecah Parah:
-
Pecah lebar dengan banyak serpihan
-
Sangat mengganggu visibilitas
-
Touch tidak berfungsi di banyak area
-
Harus segera ganti untuk keamanan (serpihan bisa melukai)
Level 4 – Hancur:
-
Kaca hancur berkeping-keping
-
LCD dalam tidak bisa dilihat
-
Mungkin LCD panel juga rusak total
-
Urgent ganti untuk bisa pakai ponsel lagi
Bahaya Pakai Layar Pecah:
1. Luka Jari:
Serpihan kaca tajam bisa melukai jari saat swipe atau ketik. Terutama kalau pecahnya parah dengan serpihan lepas.
2. Kerusakan Makin Parah:
Debu dan kotoran masuk lewat celah retak. Bisa merusak LCD panel dalam atau bahkan motherboard kalau air masuk.
3. Touch Makin Rusak:
Area pecah makin lama makin tidak sensitif. Akhirnya touch tidak bisa dipakai sama sekali.
4. LCD Bocor:
Retak bisa membuat LCD dalam bocor. Bercak hitam menyebar ke seluruh layar. Kalau sudah bocor, harus ganti LCD tidak bisa diperbaiki.
Tips Sementara:
Kalau belum bisa ganti segera:
-
Tempel tempered glass tebal di atas retak
-
Ini mencegah serpihan lepas dan luka jari
-
Juga mencegah kotoran masuk
-
Tapi tetap harus ganti secepatnya
Layar Bergaris atau Blank
Layar Bergaris:
Penyebab:
1. Panel LCD Rusak:
Kerusakan internal panel karena jatuh atau tertekan. Garis vertikal atau horizontal karena row/column driver rusak. Tidak bisa diperbaiki, harus ganti LCD.
2. Kabel Fleksibel Longgar:
Koneksi LCD ke motherboard longgar karena jatuh atau buka tutup ponsel. Bisa diperbaiki dengan buka dan pasang ulang konektor. Tidak perlu ganti LCD.
3. IC Driver Rusak:
IC yang mengontrol LCD rusak di motherboard. Ini masalah board, bukan LCD. Perlu repair board atau ganti IC.
Cara Diagnosa:
Test 1 – Restart Ponsel:
Kalau garis hilang setelah restart, kemungkinan software glitch. Kalau garis tetap ada, hardware problem.
Test 2 – Tekan Area Layar:
Tekan lembut area sekitar konektor LCD (biasanya atas atau bawah). Kalau garis hilang atau berubah saat ditekan, kemungkinan konektor longgar.
Test 3 – Screenshot:
Ambil screenshot dan lihat di komputer. Kalau garis tidak muncul di screenshot, berarti LCD rusak. Kalau garis muncul di screenshot juga, berarti IC atau software problem.
Layar Blank/Hitam:
Penyebab:
1. Backlight Mati:
LED backlight tidak nyala. Layar sebenarnya menampilkan gambar tapi tidak kelihatan karena tidak ada cahaya. Sorot senter ke layar, kalau samar-samar terlihat gambar berarti backlight mati.
2. LCD Mati Total:
Panel LCD rusak total tidak menampilkan apapun. Sorot senter pun tidak terlihat apa-apa. Harus ganti LCD.
3. Kabel Fleksibel Putus:
Koneksi LCD ke board putus atau sangat longgar. Coba buka pasang ulang konektor. Kalau tidak bisa, ganti kabel atau LCD.
4. Motherboard Problem:
IC display atau CPU rusak. Ini masalah berat di motherboard. Perlu diagnosa teknisi expert. Bisa jadi tidak worth repair kalau biaya mahal.
Diagnosa:
Sorot lampu senter kuat ke layar dalam ruang gelap. Nyalakan ponsel. Kalau samar-samar terlihat gambar atau logo boot, berarti backlight mati tapi LCD masih ok. Kalau tidak terlihat apapun, bisa LCD mati atau board problem.
Touch Screen Tidak Responsif
Tingkat Masalah Touch:
1. Touch Delay:
Touch masih berfungsi tapi ada delay 1-2 detik. Sangat mengganggu untuk ketik atau gaming. Bisa karena software lemot atau digitizer mulai rusak.
2. Touch Sebagian:
Touch hanya berfungsi di area tertentu. Area lain tidak responsif (dead zone). Ini pasti hardware problem, digitizer rusak.
3. Touch Tidak Fungsi:
Touch tidak berfungsi sama sekali di seluruh layar. Bisa digitizer rusak total atau kabel putus.
4. Ghost Touch:
Layar seperti disentuh sendiri tanpa disentuh. App buka tutup sendiri, scroll sendiri, ketik sendiri. Bisa karena digitizer rusak atau air/lembab di dalam layar.
Penyebab Touch Rusak:
1. Jatuh/Benturan:
Impact merusak lapisan digitizer meski layar tidak pecah. Ini kerusakan paling umum.
2. Air/Lembab:
Air atau kelembaban tinggi merusak digitizer. Sering terjadi di daerah pantai atau musim hujan.
3. Kabel Digitizer Longgar:
Konektor touch terpisah dari LCD (di beberapa model). Kalau longgar, touch tidak berfungsi.
4. Wear and Tear:
Pemakaian lama (2-3 tahun) bisa membuat digitizer aus dan tidak sensitif lagi.
Test Touch:
1. Download Touch Test App:
Install app seperti “Touch Screen Test” atau “Multi-Touch Tester” dari Play Store.
2. Jalankan Test:
App akan minta sentuh berbagai area layar. Akan terlihat area mana yang responsif dan mana yang dead.
3. Multi-Touch Test:
Sentuh dengan banyak jari sekaligus. Cek apakah semua sentuhan terdeteksi.
4. Drawing Test:
Gambar di layar dengan jari. Kalau garis putus-putus atau tidak mengikuti jari, digitizer bermasalah.
Cara Ganti LCD Vivo Y17s
Panduan teknis untuk yang ingin coba sendiri.
Alat Yang Dibutuhkan
Tools Wajib:
1. Obeng Set:
-
Obeng Phillips PH000 atau PH00 (ukuran kecil untuk sekrup ponsel)
-
Obeng Torx T3 atau T4 (beberapa ponsel Vivo pakai Torx)
-
Obeng flathead kecil untuk congkel
2. Opening Tools:
-
Plastic pry tool (congkel plastik) untuk buka casing
-
Spudger (alat congkel plastik tipis) untuk lepas konektor
-
Guitar pick atau plectrum untuk sliding buka casing
3. Suction Cup:
-
Sedotan karet untuk angkat layar
-
Berguna untuk buka layar tanpa rusak frame
4. Pinset:
-
Pinset runcing untuk pegang sekrup kecil
-
Pinset tumpul untuk lepas konektor
5. Heat Gun atau Hair Dryer:
-
Untuk memanaskan lem layar agar mudah dibuka
-
Hair dryer rumahan juga bisa kalau tidak punya heat gun
Tools Opsional:
6. iOpener atau Heat Pad:
-
Bantalan pemanas khusus untuk layar
-
Lebih aman dari heat gun untuk pemula
7. Lampu Magnifier:
-
Kaca pembesar dengan lampu
-
Membantu lihat komponen kecil dan sekrup
8. Anti-Static Mat:
-
Alas kerja anti-statis
-
Mencegah ESD (Electrostatic Discharge) yang bisa rusak board
9. Isopropyl Alcohol 99%:
-
Untuk bersihkan sisa lem lama
-
Jangan pakai alkohol 70% karena terlalu banyak air
10. Lem LCD (B7000 atau T7000):
-
Untuk pasang LCD baru
-
Jangan pakai lem biasa, harus lem khusus elastis
Material Pelengkap:
-
Cotton bud untuk cleaning
-
Microfiber cloth untuk lap layar
-
Masking tape untuk marking posisi sekrup
-
Container kecil untuk simpan sekrup
Harga Tools:
Set Lengkap:
Beli set tool kit ponsel di marketplace:
-
Set basic: Rp 50.000 – Rp 100.000
-
Set lengkap: Rp 150.000 – Rp 300.000
-
Set professional: Rp 500.000 – Rp 1.000.000
Satuan:
-
Obeng set: Rp 20.000 – Rp 50.000
-
Opening tools: Rp 15.000 – Rp 40.000
-
Heat gun: Rp 100.000 – Rp 500.000
-
Lem B7000: Rp 10.000 – Rp 20.000
Rekomendasi:
Untuk pemula yang cuma sekali ganti LCD, lebih baik bawa ke teknisi. Investasi tools Rp 200.000-300.000 tidak worth it kalau cuma pakai sekali. Tapi kalau hobi repair atau punya beberapa ponsel, tools ini berguna jangka panjang.
Langkah-Langkah Pembongkaran
WARNING: Proses ini berisiko. Salah langkah bisa merusak ponsel lebih parah. Lakukan hanya jika yakin dan sudah pelajari video tutorial berkali-kali.
Step 1 – Persiapan:
1. Backup Data:
Backup semua data penting ke cloud atau komputer. Proses repair ada risiko data hilang.
2. Matikan Ponsel:
Matikan ponsel sepenuhnya. Jangan hanya sleep/standby.
3. Lepas SIM Card:
Keluarkan tray SIM card dan memory card. Simpan di tempat aman.
4. Siapkan Workspace:
Meja kerja bersih dengan pencahayaan bagus. Alas kain atau anti-static mat.
5. Foto/Video:
Foto setiap langkah untuk referensi saat pasang kembali. Ini sangat penting!
Step 2 – Buka Casing Belakang:
1. Panaskan Punggung:
Gunakan heat gun atau hair dryer. Panaskan punggung ponsel selama 2-3 menit. Jangan terlalu panas (max 60-70°C). Test dengan sentuh, kalau hangat tapi tidak sampai panas sekali, sudah cukup.
2. Pasang Suction Cup:
Tempel suction cup di bagian bawah punggung ponsel. Tarik perlahan sambil sisipkan pick di celah.
3. Sliding Pick:
Geser pick di sekeliling pinggir ponsel untuk lepaskan lem. Hati-hati jangan sampai masuk terlalu dalam (max 2-3mm) agar tidak merusak komponen dalam.
4. Angkat Casing:
Setelah lem lepas semua, angkat casing belakang perlahan. Ada kabel fingerprint (kalau ada) yang terhubung, jangan tarik paksa.
5. Lepas Konektor Fingerprint:
Kalau ada kabel, lepas konektor dengan spudger. Angkat konektor tegak lurus ke atas.
Step 3 – Lepas Sekrup dan Shield:
1. Lepas Semua Sekrup:
Ada sekitar 10-15 sekrup di dalam. Gunakan obeng yang tepat. Simpan sekrup di container dan tandai posisinya (karena ukuran bisa beda).
2. Lepas Metal Shield:
Ada pelat metal menutupi motherboard. Lepas dengan hati-hati. Ada beberapa shield berbeda, ingat posisi masing-masing.
3. Lepas Konektor Baterai:
Ini SANGAT PENTING untuk safety. Lepas konektor baterai dulu sebelum lepas komponen lain. Gunakan spudger untuk angkat konektor.
Step 4 – Lepas LCD Lama:
1. Lepas Konektor LCD:
Lepas konektor LCD ke motherboard. Biasanya ada clip kecil yang perlu diangkat dulu sebelum cabut kabel.
2. Lepas Konektor Touch:
Kalau terpisah, lepas juga konektor digitizer. Hati-hati karena konektor ini fragile.
3. Panaskan Layar:
Panaskan layar dari depan untuk melunakkan lem. Sama seperti sebelumnya, 2-3 menit dengan heat gun.
4. Angkat LCD:
Sisipkan pick tipis di antara LCD dan frame. Perlahan angkat LCD dari frame. Kalau susah, panaskan lagi. Jangan paksa agar frame tidak bengkok.
Step 5 – Bersihkan Frame:
1. Buang Lem Lama:
Bersihkan sisa lem di frame dengan alcohol 99%. Gunakan cotton bud atau kain microfiber. Frame harus benar-benar bersih.
2. Cek Frame:
Pastikan frame tidak bengkok atau rusak. Kalau bengkok, luruskan dengan hati-hati.
3. Bersihkan Debu:
Tiup atau gunakan blower untuk bersihkan debu dari dalam ponsel. Jangan ada debu yang nempel saat pasang LCD baru.
Tips Aman Ganti LCD
DO’s (Yang Harus Dilakukan):
1. Sabar dan Teliti:
Jangan terburu-buru. Satu langkah salah bisa fatal. Luangkan waktu minimal 1-2 jam untuk prosedur lengkap.
2. Tonton Tutorial Berkali-kali:
Cari video tutorial spesifik Vivo Y17s di YouTube. Tonton minimal 3-5 video berbeda. Setiap teknisi punya teknik sedikit beda.
3. Pakai Alat Yang Tepat:
Jangan pakai pisau, silet, atau obeng besar. Pakai tools yang tepat untuk setiap langkah. Investasi tools yang baik worth it.
4. Tandai Semua Komponen:
Foto setiap langkah. Gunakan masking tape untuk tandai posisi sekrup. Tulis di tape ukuran dan posisi sekrup.
5. Tes Sebelum Assembly Lengkap:
Setelah pasang LCD baru, colok konektor dan nyalakan ponsel dulu. Test apakah LCD dan touch berfungsi sempurna. Kalau ada masalah, lebih mudah perbaiki sebelum assembly lengkap.
6. Gunakan Lem yang Tepat:
Pakai lem B7000 atau T7000 khusus elektronik. Lem ini elastis dan tidak mengeras total. Jangan pakai lem super glue atau lem biasa yang bisa merusak komponen.
DON’Ts (Yang Tidak Boleh Dilakukan):
1. Jangan Paksa:
Kalau ada komponen yang susah dibuka, jangan dipaksa. Mungkin ada sekrup tersembunyi atau lem yang belum cukup panas. Paksa bisa patahkan frame atau rusak komponen.
2. Jangan Langsung Nyalakan:
Setelah pasang LCD, tunggu minimal 2 jam agar lem mengering. Kalau langsung nyalakan, getaran atau panas bisa membuat LCD lepas lagi.
3. Jangan Tekan Kuat:
Saat pasang LCD baru, tekan perlahan dan merata. Jangan tekan terlalu kuat di satu titik. Bisa pecahkan LCD baru.
4. Jangan Lupa Konektor:
Pastikan semua konektor terpasang dengan benar sebelum tutup casing. Konektor yang tidak pas bisa membuat komponen tidak berfungsi.
5. Jangan Buang Komponen Lama:
Simpan LCD lama dan semua komponen yang dilepas. Kalau LCD baru bermasalah, mungkin butuh komponen lama untuk troubleshooting.
Haruskah Ke Teknisi
Kapan Harus Ke Teknisi Profesional:
1. Tidak Punya Tools:
Kalau tidak punya tools lengkap dan tidak mau beli, lebih baik ke teknisi. Biaya teknisi Rp 30.000-75.000 jauh lebih murah dari beli tools set lengkap Rp 200.000-300.000.
2. Tidak Yakin:
Kalau tidak confident atau takut merusak ponsel, jangan coba sendiri. Biaya perbaikan kalau salah bisa jauh lebih mahal dari biaya teknisi.
3. Ponsel Masih Garansi:
Kalau ponsel masih garansi resmi, buka sendiri akan void garansi. Harus ke service center resmi meski lebih mahal.
4. Kerusakan Kompleks:
Kalau tidak hanya LCD rusak tapi ada masalah lain (board bermasalah, water damage, dll), butuh diagnosa teknisi expert.
5. Tidak Ada Waktu:
Proses ganti LCD sendiri butuh 1-2 jam bahkan lebih untuk pemula. Kalau tidak ada waktu, lebih praktis serahkan ke teknisi.
Kapan Bisa Coba Sendiri:
1. Punya Pengalaman:
Kalau sudah pernah buka-buka ponsel atau repair elektronik lain, kemungkinan berhasil lebih tinggi.
2. Punya Tools:
Kalau sudah punya tools lengkap atau hobi repair, investasi LCD untuk coba sendiri worth it.
3. Ponsel Cadangan:
Kalau punya ponsel cadangan jadi backup, bisa coba repair tanpa khawatir. Kalau gagal, masih bisa pakai ponsel cadangan sambil bawa ke teknisi.
4. Mau Belajar:
Kalau ingin belajar skill repair untuk jangka panjang, ini kesempatan bagus untuk belajar. Tapi siap mental kalau gagal di awal.
Rekomendasi:
Untuk mayoritas pengguna, lebih baik ke teknisi. Biaya jasa pasang Rp 30.000-75.000 sangat terjangkau dibanding risiko merusak ponsel sendiri. Kecuali kalau memang hobi atau punya background teknis, ganti LCD sendiri berisiko tinggi untuk pemula.
Jalur Lampu LCD Vivo Y17s
Masalah backlight dan cara mengatasinya.
Apa Itu Jalur Backlight
Jalur lampu LCD Vivo Y17s adalah rangkaian kabel dan komponen yang menyuplai daya ke LED backlight. Backlight adalah sumber cahaya di belakang panel LCD yang membuat gambar terlihat.
Komponen Jalur Backlight:
1. LED Backlight:
Array LED (Light Emitting Diode) di belakang panel LCD. Vivo Y17s menggunakan LED putih yang tersusun dalam strip di sepanjang pinggir layar. Cahaya dari LED ini disebarkan ke seluruh permukaan layar oleh diffuser layer.
2. Backlight Driver IC:
Chip di motherboard yang mengontrol backlight. IC ini mengatur brightness (kecerahan) sesuai setting pengguna dan sensor cahaya sekitar. Juga mengontrol on/off backlight.
3. Kabel Fleksibel:
Kabel yang menghubungkan LED backlight ke driver IC di motherboard. Kabel ini sangat tipis dan rentan putus kalau sering bongkar pasang ponsel atau terkena impact.
4. Jalur di Board:
Jalur tembaga di motherboard yang menyalurkan daya dari IC ke konektor LCD. Jalur ini bisa putus karena korosi atau impact fisik.
Cara Kerja:
Saat layar nyala, driver IC mengirim tegangan ke LED backlight melalui kabel fleksibel. LED menyala dengan intensitas sesuai setting brightness. Cahaya LED menembus lapisan LCD dan menghasilkan gambar yang terlihat. Tanpa backlight, layar tetap menampilkan gambar tapi tidak terlihat karena tidak ada cahaya.
Masalah Jalur Lampu LCD
Jenis Masalah Backlight:
1. Backlight Mati Total:
LED tidak menyala sama sekali. Layar hitam pekat meski ponsel nyala. Kalau diterangi senter, samar-samar terlihat gambar. Ini tanda backlight mati tapi LCD panel masih OK.
Penyebab:
-
LED backlight putus atau mati
-
Driver IC rusak
-
Jalur putus di board atau kabel
-
Konektor longgar
2. Backlight Redup:
Backlight menyala tapi sangat redup. Brightness maksimal pun layar masih gelap. Sulit melihat layar apalagi di outdoor.
Penyebab:
-
LED backlight mulai rusak atau aus
-
Driver IC tidak mengeluarkan tegangan penuh
-
Jalur resistansi tinggi karena korosi
-
Setting brightness di firmware bermasalah
3. Backlight Flicker:
Lampu berkedip-kedip tidak stabil. Brightness naik turun sendiri. Sangat mengganggu dan bisa bikin mata pusing.
Penyebab:
-
Konektor longgar atau kotor
-
Driver IC tidak stabil
-
Interference dari komponen lain
-
LCD aftermarket kualitas buruk
4. Backlight Sebagian:
Hanya sebagian layar terang, bagian lain gelap. Bisa separuh layar, pojok, atau strip tertentu.
Penyebab:
-
Beberapa LED mati sebagian
-
Diffuser rusak tidak menyebar cahaya merata
-
Jalur backlight putus sebagian
-
LCD rusak internal
Gejala Jalur Lampu Putus
Ciri-Ciri Jalur Backlight Bermasalah:
1. Layar Hitam Tapi Ada Gambar:
Test dengan sorot senter kuat ke layar dalam ruang gelap. Kalau terlihat samar-samar logo boot atau gambar, berarti LCD panel OK tapi backlight mati. Ini indikasi kuat jalur lampu bermasalah.
2. Brightness Tidak Bisa Diatur:
Slider brightness di setting tidak berpengaruh ke layar. Layar tetap redup atau gelap meski brightness dimaksimalkan. Bisa jadi driver IC tidak komunikasi dengan backlight.
3. Layar Menyala Sesaat Lalu Mati:
Saat nyalakan ponsel, layar terang sesaat lalu langsung gelap. Atau kadang menyala kadang mati tidak konsisten. Ini tanda koneksi backlight tidak stabil.
4. Layar Menyala Kalau Ditekan:
Tekan area tertentu layar, backlight nyala. Lepas tekanan, backlight mati lagi. Ini tanda konektor longgar atau jalur hampir putus.
5. Layar Berubah Warna:
Backlight yang rusak kadang membuat warna layar berubah. Bisa kebiruan, kekuningan, atau keunguan. Ini karena LED putih rusak menjadi warna lain.
Diagnosa Jalur Lampu:
Langkah 1 – Test Senter:
Ruang gelap, nyalakan ponsel, sorot senter ke layar. Kalau terlihat gambar = backlight mati, LCD OK.
Langkah 2 – Test Brightness:
Coba ubah setting brightness. Kalau tidak ada perubahan sama sekali = jalur backlight atau driver IC bermasalah.
Langkah 3 – Test Konektor:
Kalau berani buka, lepas dan pasang ulang konektor LCD. Bersihkan konektor dengan alcohol. Kalau backlight kembali normal = konektor kotor atau longgar.
Langkah 4 – Cek Jalur:
Pakai multimeter (untuk yang paham elektronik), cek kontinuitas jalur backlight di board. Kalau ada jalur putus = perlu jumper atau repair board.
Cara Memperbaiki Jalur Lampu
Perbaikan Level User:
1. Restart Ponsel:
Kadang software glitch membuat backlight error. Restart bisa memperbaiki. Kalau tidak berhasil, lanjut langkah berikut.
2. Factory Reset:
Backup data, lalu factory reset. Kalau masalah software atau firmware, reset bisa perbaiki. Tapi kalau hardware rusak, reset tidak membantu.
3. Cek Konektor:
Buka casing (kalau berani), lepas dan pasang ulang konektor LCD. Pastikan terpasang dengan sempurna. Bersihkan konektor dengan alcohol 99% dan cotton bud.
4. Ganti LCD:
Kalau LED backlight di LCD yang rusak, ganti LCD akan perbaiki masalah. Ini solusi paling umum untuk backlight mati.
Perbaikan Level Teknisi:
5. Jumper Jalur:
Kalau jalur di board putus, teknisi bisa jumper (buat jalur baru) dengan kawat tipis. Ini butuh skill soldering presisi dan mikroskop. Biaya Rp 100.000-300.000 tergantung kompleksitas.
6. Ganti Driver IC:
Kalau backlight driver IC rusak, perlu ganti IC baru. Ini pekerjaan advanced butuh skill hot air rework dan reballing. Biaya Rp 150.000-400.000.
7. Repair Board:
Kalau masalah kompleks di board, perlu diagnosa mendalam dan repair komprehensif. Bisa butuh ganti beberapa komponen atau bahkan ganti board. Biaya bervariasi Rp 200.000-1.000.000 tergantung severity.
Rekomendasi:
Untuk masalah jalur backlight yang bukan sekadar konektor longgar, sangat disarankan ke teknisi profesional. Repair jalur butuh skill dan tools khusus. Salah solder bisa merusak board permanen. Biaya teknisi Rp 100.000-400.000 lebih aman dibanding coba sendiri dan risiko rusak parah.
Berapa Harga HP Vivo Y17s Sekarang
Informasi harga ponsel baru dan bekas.
Harga Vivo Y17s Baru 2026
Berapa harga HP Vivo Y17s sekarang? Untuk ponsel baru original di tahun 2026:
Varian 4GB/128GB:
-
Harga resmi: Rp 1.899.000 – Rp 2.099.000
-
Harga marketplace: Rp 1.850.000 – Rp 2.050.000
-
Promo/diskon: Bisa turun hingga Rp 1.699.000
Varian 6GB/128GB:
-
Harga resmi: Rp 2.199.000 – Rp 2.399.000
-
Harga marketplace: Rp 2.150.000 – Rp 2.350.000
-
Promo/diskon: Bisa turun hingga Rp 1.999.000
Tempat Beli Resmi:
Toko Offline:
-
Vivo Concept Store
-
Erafone, Digimap, Global Teleshop
-
Hypermart, Transmart, Mall elektronik
Toko Online:
-
Vivo Official Store di Shopee/Tokopedia/Lazada
-
JD.id Official Store
-
Blibli Official Store
Garansi:
Ponsel baru dilengkapi garansi resmi Vivo Indonesia 1 tahun. Termasuk service gratis kalau ada defect pabrik. LCD pecah karena jatuh tidak dicover garansi.
Kelengkapan:
-
Unit ponsel Vivo Y17s
-
Charger 15W
-
Kabel USB Type-C
-
Pelindung layar terpasang (pabrik)
-
Case bening (tidak semua varian)
-
Eject pin SIM
-
Buku manual dan kartu garansi
Harga Vivo Y17s Bekas
Harga Pasaran Bekas (Januari 2026):
Kondisi Mulus 95%+:
-
4GB/128GB: Rp 1.400.000 – Rp 1.600.000
-
6GB/128GB: Rp 1.600.000 – Rp 1.850.000
-
Fullset dengan box: +Rp 50.000-100.000
Kondisi Normal 85-95%:
-
4GB/128GB: Rp 1.200.000 – Rp 1.400.000
-
6GB/128GB: Rp 1.400.000 – Rp 1.600.000
-
Lecet ringan, fungsi normal
Kondisi Lecet 70-85%:
-
4GB/128GB: Rp 1.000.000 – Rp 1.200.000
-
6GB/128GB: Rp 1.200.000 – Rp 1.400.000
-
Lecet atau penyok, tapi tidak mengganggu fungsi
Kondisi Minus:
-
LCD retak: -Rp 200.000 hingga -Rp 300.000 (karena perlu ganti LCD)
-
Baterai drop: -Rp 100.000 hingga -Rp 150.000
-
Casing pecah: -Rp 50.000 hingga -Rp 100.000
Faktor Harga:
-
Umur ponsel (lebih baru lebih mahal)
-
Kesehatan baterai (80%+ lebih mahal)
-
Kelengkapan (fullset lebih mahal Rp 50.000-100.000)
-
Lokasi (kota besar harga lebih kompetitif)
Spesifikasi Vivo Y17s
Performa:
-
Chipset: Mediatek Helio G85
-
CPU: Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75 + 6×1.8 GHz Cortex-A55)
-
GPU: Mali-G52 MC2
-
RAM: 4GB atau 6GB LPDDR4X
-
ROM: 128GB UFS 2.2
-
MicroSD: Dedicated slot hingga 1TB
Layar:
-
Ukuran: 6.56 inci IPS LCD
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel (HD+)
-
Refresh rate: 60Hz
-
Brightness: 700 nits peak
Kamera:
-
Belakang: Dual camera (50MP f/1.8 main + 2MP f/2.4 depth)
-
Depan: 8MP f/2.0
-
Video: 1080p@30fps
Baterai:
-
Kapasitas: 5000 mAh
-
Pengisian: 15W fast charging
-
Daya tahan: 1.5-2 hari penggunaan normal
Sistem Operasi:
-
Android 13
-
Funtouch OS 13
Konektivitas:
-
4G LTE (tidak ada 5G)
-
WiFi 802.11ac dual-band
-
Bluetooth 5.0
-
GPS, GLONASS
-
USB Type-C
-
Jack audio 3.5mm
Sensor:
-
Fingerprint samping (di tombol power)
-
Accelerometer, gyro, proximity, compass
Desain:
-
Dimensi: 163.7 x 75.4 x 8.1 mm
-
Berat: 186 gram
-
Warna: Forest Green, Glitter Purple
Worth It Ganti LCD atau Beli Baru
Analisis Biaya:
Skenario 1 – Ganti LCD Original:
-
Biaya LCD: Rp 250.000
-
Biaya jasa: Rp 50.000
-
Total: Rp 300.000
-
Ponsel bisa dipakai lagi 1-2 tahun
Skenario 2 – Ganti LCD KW:
-
Biaya LCD: Rp 150.000
-
Biaya jasa: Rp 50.000
-
Total: Rp 200.000
-
Risiko rusak lagi dalam 6-12 bulan
Skenario 3 – Beli Ponsel Bekas:
-
Vivo Y17s bekas mulus: Rp 1.400.000
-
Jual ponsel rusak: -Rp 800.000
-
Netto: Rp 600.000
-
Dapat ponsel kondisi bagus tanpa masalah
Skenario 4 – Beli Ponsel Baru:
-
Vivo Y17s baru: Rp 1.899.000
-
Jual ponsel rusak: -Rp 800.000
-
Netto: Rp 1.099.000
-
Dapat ponsel baru dengan garansi 1 tahun
Pertimbangan:
Ganti LCD Lebih Worth Kalau:
-
Ponsel masih baru (dibeli <6 bulan)
-
Kondisi lain sempurna (baterai bagus, tidak ada masalah lain)
-
Budget terbatas saat ini
-
Attached secara emosional dengan ponsel (hadiah, kenangan, dll)
Beli Baru Lebih Worth Kalau:
-
Ponsel sudah tua (>1.5 tahun)
-
Baterai sudah drop
-
Ada masalah lain selain LCD
-
Mau upgrade spesifikasi lebih tinggi
-
Budget cukup untuk investasi jangka panjang
Rekomendasi:
Kalau LCD rusak dalam 6 bulan pertama:
Ganti LCD original. Ponsel masih bagus dan worth untuk diperbaiki. Biaya Rp 300.000 jauh lebih murah dari beli baru.
Kalau LCD rusak setelah 1 tahun:
Pertimbangkan kondisi keseluruhan. Kalau baterai masih 80%+ dan tidak ada masalah lain, ganti LCD masih worth it. Kalau baterai drop dan ada masalah lain, lebih baik upgrade ke ponsel baru.
Kalau LCD rusak setelah 2 tahun:
Lebih baik jual rusak dan upgrade ponsel baru. Vivo Y17s sudah 2 tahun artinya dibeli tahun 2023-2024, teknologi sudah ketinggalan. Ponsel baru tahun 2026 punya spesifikasi jauh lebih baik dengan harga tidak jauh beda.
Tips Merawat LCD Vivo Y17s
Pencegahan lebih baik daripada perbaikan.
Cara Agar LCD Awet
Kebiasaan Baik:
1. Gunakan Case dan Tempered Glass:
Case melindungi dari benturan. Tempered glass melindungi layar dari goresan dan pecah. Investasi Rp 30.000-100.000 bisa menghemat biaya ganti LCD Rp 300.000.
2. Jangan Taruh di Kantong Dengan Benda Keras:
Kunci, koin, atau benda logam lain bisa gores layar. Selalu simpan ponsel di kantong terpisah atau gunakan pouch.
3. Hindari Tekanan:
Jangan duduk dengan ponsel di kantong belakang. Jangan taruh benda berat di atas ponsel. Tekanan bisa pecahkan layar meski tidak jatuh.
4. Bersihkan Layar Dengan Benar:
Gunakan kain microfiber lembut. Jangan pakai tissue kasar atau kain sembarangan. Kotoran yang digosok bisa gores layar.
5. Jangan Pakai Layar Dengan Tangan Basah:
Air bisa masuk ke celah dan merusak digitizer. Selalu keringkan tangan sebelum sentuh layar.
6. Matikan Saat Olahraga Berat:
Aktivitas seperti jogging, bersepeda, atau gym berisiko ponsel jatuh. Simpan aman atau matikan saat olahraga.
Setting Optimal:
1. Brightness Auto:
Aktifkan auto-brightness agar layar tidak terlalu terang atau gelap. Brightness terlalu tinggi terus-menerus bisa cepat membuat backlight aus.
2. Screen Timeout Pendek:
Set timeout 30 detik atau 1 menit. Layar tidak nyala percuma saat tidak dipakai. Hemat baterai dan umur backlight.
3. Dark Mode:
Meski LCD bukan AMOLED, dark mode tetap sedikit mengurangi beban backlight. Mata juga lebih nyaman di malam hari.
4. Hindari Brightness Maksimal Terus:
Pakai brightness 60-80% saja untuk penggunaan indoor. Maksimal brightness hanya saat outdoor dalam kondisi terang.
Hindari Kerusakan Layar
Situasi Berisiko Tinggi:
1. Di Pantai atau Kolam:
Pasir bisa gores layar. Air laut atau klorin bisa merusak kalau masuk ke dalam. Gunakan waterproof pouch kalau mau foto di pantai.
2. Di Dapur:
Panas kompor, percikan minyak, atau jatuh ke air cucian sangat berbahaya. Jangan pakai ponsel sambil masak.
3. Di Kamar Mandi:
Uap air bisa masuk ke dalam ponsel. Jatuh ke bak mandi atau toilet = rusak total. Dengar musik pakai speaker Bluetooth saja, jangan bawa ponsel.
4. Saat Berkendara:
Ponsel jatuh saat naik motor sangat umum. Gunakan holder yang kuat. Kalau tidak penting, simpan di tas atau kantong aman.
5. Di Tempat Tidur:
Ponsel jatuh dari tempat tidur ke lantai keramik bisa pecah layar. Kalau mau pakai di kasur, taruh bantal di bawah untuk bantalan.
Cara Membawa Ponsel:
Genggam Erat:
Kalau jalan sambil pegang ponsel, genggam erat terutama saat naik tangga atau berjalan di tempat ramai.
Simpan Aman:
Kalau tidak dipakai, simpan di kantong atau tas yang aman. Jangan pegang sambil jalan di tempat licin atau ramai.
Gunakan Strap:
Pasang phone strap atau ring holder. Saat pegang ponsel, masukkan jari ke strap. Kalau terlepas, strap menahan jangan sampai jatuh.
Penggunaan Tempered Glass
Jenis Tempered Glass:
Grade AAA (Premium):
-
Ketebalan: 0.3-0.5mm
-
Hardness: 9H
-
Oleophobic coating (anti sidik jari)
-
Harga: Rp 30.000-80.000
-
Melindungi sangat baik
Grade AA:
-
Ketebalan: 0.3mm
-
Hardness: 8H
-
Coating standar
-
Harga: Rp 15.000-30.000
-
Cukup baik untuk harga
Grade A (Murahan):
-
Ketebalan: 0.2mm
-
Hardness: 6-7H
-
Tidak ada coating
-
Harga: Rp 5.000-15.000
-
Kurang proteksi, mudah pecah
Manfaat Tempered Glass:
1. Serap Benturan:
Kalau ponsel jatuh, tempered glass yang pecah bukan LCD. Ganti tempered glass Rp 20.000-50.000 jauh lebih murah dari ganti LCD Rp 300.000.
2. Anti Gores:
Kunci, pisau, atau benda tajam tidak akan gores LCD. Tempered glass yang gores, tinggal ganti baru.
3. Anti Sidik Jari:
Tempered glass bagus punya coating yang membuat sidik jari tidak nempel. Layar tetap bersih.
4. Smooth Touch:
Permukaan tempered glass lebih halus dari plastik pelindung. Swipe dan ketik lebih smooth.
Cara Pasang Tempered Glass:
1. Bersihkan Layar:
Gunakan alcohol wipe yang biasanya disertakan. Lap layar hingga bersih dari debu, sidik jari, minyak.
2. Gunakan Sticker Debu:
Sticker kecil untuk angkat debu halus yang masih nempel. Layar harus benar-benar bersih.
3. Lepas Pelindung:
Lepas pelindung bagian dalam tempered glass (biasanya berlabel 1 atau dengan warna tertentu).
4. Align dan Tempel:
Sejajarkan tempered glass dengan layar. Pastikan lubang speaker dan kamera pas. Tempelkan mulai dari satu sisi.
5. Tekan Pelan:
Tekan perlahan dari tengah ke pinggir. Gelembung udara akan keluar. Kalau ada gelembung kecil tersisa, dorong ke pinggir dengan kartu.
6. Diamkan:
Tunggu 1-2 jam agar lem mengering sempurna. Jangan langsung pakai intensif.
Tips:
Pasang di ruangan dengan cahaya terang agar terlihat jelas. Kalau gagal, jangan paksa. Lepas, bersihkan lagi, dan coba lagi. Tempered glass bagus bisa dipasang ulang 2-3 kali.
Perawatan Rutin
Harian:
1. Lap Layar:
Setiap selesai pakai, lap layar dengan kain microfiber. Buang sidik jari dan minyak. Layar bersih lebih nyaman dilihat.
2. Cek Kondisi Case:
Pastikan case terpasang dengan baik. Kalau sudah longgar atau rusak, ganti baru. Case yang longgar tidak melindungi optimal.
Mingguan:
1. Bersihkan Menyeluruh:
Lepas case, lap seluruh body ponsel dengan kain lembab (sedikit basah). Bersihkan port charger, speaker, kamera dari debu.
2. Cek Tempered Glass:
Lihat apakah tempered glass ada retak atau gores parah. Kalau sudah rusak, ganti baru. Tempered glass rusak tidak melindungi optimal.
Bulanan:
1. Ganti Tempered Glass:
Meski belum rusak, tempered glass yang sudah dipakai 1-2 bulan mulai berkurang kualitasnya. Coating aus, tidak smooth lagi. Ganti baru untuk proteksi maksimal.
2. Cek Kondisi LCD:
Pastikan tidak ada dead pixel, banding warna, atau gejala awal kerusakan. Kalau ada, segera service sebelum makin parah.
3. Service Ringan:
Bawa ke service center atau toko untuk cleaning internal. Debu yang menumpuk di dalam bisa ganggu performa. Biaya cleaning Rp 20.000-50.000.
Berapa Harga LCD HP Vivo Y17
Perbandingan dengan model pendahulu.
Perbedaan Y17 dan Y17s
Vivo Y17 dan Vivo Y17s adalah dua model berbeda meski namanya mirip.
Vivo Y17 (2019):
-
Rilis: April 2019
-
Layar: 6.35 inci IPS LCD
-
Resolusi: 720 x 1544 piksel
-
Chipset: Mediatek Helio P35
-
RAM: 4GB
-
ROM: 128GB
-
Kamera: 13MP + 8MP + 2MP (triple camera)
-
Baterai: 5000 mAh
-
Charging: 18W
Vivo Y17s (2023):
-
Rilis: September 2023
-
Layar: 6.56 inci IPS LCD
-
Resolusi: 720 x 1612 piksel
-
Chipset: Mediatek Helio G85
-
RAM: 4GB/6GB
-
ROM: 128GB
-
Kamera: 50MP + 2MP (dual camera)
-
Baterai: 5000 mAh
-
Charging: 15W
Perbedaan LCD:
| Aspek | Y17 | Y17s |
|---|---|---|
| Ukuran | 6.35 inci | 6.56 inci |
| Resolusi | 720 x 1544 | 720 x 1612 |
| Brightness | 480 nits | 700 nits |
| Compatibility | Tidak compatible | Beda ukuran |
LCD kedua model tidak compatible karena ukuran dan form factor berbeda. Tidak bisa tukar-menukar sparepart.
Harga LCD Vivo Y17
Berapa harga LCD HP Vivo Y17? Untuk model lama tahun 2019:
LCD Original:
-
Harga: Rp 200.000 – Rp 280.000
-
Lebih murah dari Y17s karena teknologi lebih lama
LCD Aftermarket:
-
Grade AAA: Rp 150.000 – Rp 180.000
-
Grade A: Rp 100.000 – Rp 130.000
Biaya Ganti Total:
-
Service center: Rp 300.000 – Rp 400.000
-
Toko biasa: Rp 180.000 – Rp 330.000
Ketersediaan:
Vivo Y17 sudah cukup lama (2019), sparepart mulai langka. Tidak semua toko punya stock. Mungkin perlu indent 2-5 hari. Y17s lebih baru (2023) jadi sparepart lebih mudah dicari.
Kompatibilitas LCD
LCD Vivo Y17 dan Y17s tidak compatible sama sekali. Perbedaan fisik:
Ukuran Berbeda:
-
Y17: 6.35 inci
-
Y17s: 6.56 inci
-
Selisih 0.21 inci cukup signifikan
Mounting Point Berbeda:
Posisi sekrup dan konektor tidak sama. Tidak bisa pasang paksa.
Form Factor Berbeda:
Bentuk notch, bezel, dan overall design berbeda. Frame tidak compatible.
Konektor Berbeda:
Jenis dan posisi konektor LCD ke motherboard beda. Tidak bisa plug and play.
Jadi kalau punya Y17, harus cari sparepart Y17. Kalau punya Y17s, harus cari sparepart Y17s. Tidak bisa saling tukar.
Perbandingan Harga
LCD Original:
-
Y17 (2019): Rp 200.000-280.000
-
Y17s (2023): Rp 185.000-300.000
-
Selisih tidak jauh, Y17s sedikit lebih mahal karena teknologi lebih baru
Harga Ponsel Bekas:
-
Y17 bekas: Rp 800.000-1.100.000 (sudah tua)
-
Y17s bekas: Rp 1.400.000-1.800.000 (masih relatif baru)
Worth It Ganti LCD:
Vivo Y17 (2019):
Kalau LCD rusak di 2026, ponsel sudah berusia 7 tahun. Tidak worth it ganti LCD. Lebih baik jual rusak Rp 400.000-600.000 dan beli ponsel bekas lebih baru seperti Y17s atau Y series lain.
Vivo Y17s (2023):
Masih relatif baru (2-3 tahun). Worth it ganti LCD kalau kondisi lain bagus. Bisa dipakai 1-2 tahun lagi.
Pertanyaan Umum LCD Vivo Y17s
Berapa harga ganti LCD HP Vivo Y17s?
Harga ganti LCD Vivo Y17s berkisar Rp 215.000 hingga Rp 450.000 tergantung tempat service dan jenis LCD. Di service center resmi total biaya Rp 300.000-450.000 termasuk LCD original dan jasa teknisi. Di toko servis biasa dengan LCD original Rp 215.000-325.000. Pakai LCD aftermarket grade AAA bisa Rp 180.000-255.000 sudah termasuk pasang. Harga bervariasi tergantung lokasi dan garansi yang diberikan.
Vivo Y17s LCD apa?
Vivo Y17s menggunakan panel IPS LCD berukuran 6.56 inci dengan resolusi 720 x 1612 piksel (HD+). Teknologi IPS memberikan sudut pandang lebar hingga 178 derajat dengan reproduksi warna akurat. Brightness maksimal mencapai 700 nits untuk visibilitas baik di outdoor. Refresh rate standar 60Hz dengan touchscreen kapasitif multi-touch responsif. Panel diproduksi supplier resmi Vivo dengan kualitas terjamin untuk segmen harga menengah.
Berapa harga LCD Vivo Y17s original?
LCD Vivo Y17s original fullset (panel LCD + touchscreen digitizer + frame) dijual Rp 185.000 hingga Rp 300.000 di marketplace dan toko sparepart fisik. Harga bervariasi tergantung penjual, lokasi, dan garansi. Harga termurah Rp 185.000 untuk yang tanpa garansi di marketplace. Harga tertinggi Rp 300.000 untuk yang bergaransi 3-6 bulan di service center resmi. Rata-rata harga pasaran Rp 200.000-250.000 dengan garansi 1 bulan.
Apakah LCD Vivo Y17s bisa dipakai untuk Y22?
Ya, LCD Vivo Y17s 100% compatible dengan Vivo Y22 dan Y22s. Ketiga model menggunakan panel IPS LCD identik ukuran 6.56 inci dengan resolusi 720 x 1612 piksel. Mounting point, konektor, dan form factor sama persis sehingga bisa plug and play tanpa modifikasi. LCD Y17s juga compatible dengan Vivo Y28 5G (model V2340). Kalau LCD Y17s habis stock, bisa beli LCD Y22/Y22s sebagai pengganti dengan harga dan kualitas sama.
Berapa lama waktu ganti LCD Vivo Y17s?
Di service center resmi atau toko servis profesional, waktu ganti LCD berkisar 30 menit hingga 2 jam untuk pengerjaan langsung. Kalau sparepart ready stock dan tidak antri, bisa selesai 30-60 menit. Kalau sparepart perlu indent, waktu tunggu 1-3 hari kerja. Proses aktual bongkar pasang LCD oleh teknisi berpengalaman hanya 20-30 menit. Sisanya untuk testing menyeluruh dan quality check. Service center kadang butuh 1-3 hari karena prosedur administrasi dan antrian panjang.
Apakah garansi HP void kalau ganti LCD di luar?
Ya, membuka casing dan ganti LCD di luar service center resmi akan membatalkan garansi ponsel dari Vivo. Ini berlaku untuk ponsel yang masih dalam masa garansi (biasanya 1 tahun sejak pembelian). Kalau ponsel sudah lewat masa garansi, tidak masalah ganti LCD di mana saja karena tidak ada garansi yang di-void. Untuk ponsel masih garansi, sangat disarankan service di service center resmi meski lebih mahal agar garansi tetap berlaku untuk komponen lain.
Bagaimana cara cek LCD original atau KW?
Cara membedakan: (1) Cek packaging – original punya box rapi dengan hologram Vivo dan barcode jelas, KW box seadanya. (2) Test warna – buka gambar warna solid, original merata sempurna, KW sering ada banding. (3) Test viewing angle – lihat dari samping 45 derajat, original warna konsisten, KW warna berubah. (4) Test brightness – original terang hingga 700 nits, KW maksimal 400-500 nits. (5) Test touch – original sangat responsif tanpa delay, KW kadang lag atau miss touch. (6) Cek garansi – original biasanya bergaransi 3-6 bulan, KW 1 bulan atau tanpa garansi.
Apakah bisa ganti LCD sendiri di rumah?
Secara teknis bisa, tapi sangat tidak disarankan untuk pemula. Proses ganti LCD butuh tools khusus (obeng presisi, heat gun, spudger, suction cup) dan skill teknis. Risiko merusak komponen lain seperti kabel fleksibel, konektor, atau frame sangat tinggi kalau tidak berpengalaman. Biaya tools lengkap Rp 200.000-300.000 tidak worth it kalau hanya untuk satu kali perbaikan. Biaya jasa teknisi Rp 30.000-75.000 jauh lebih murah dan aman. Kecuali memang hobi repair elektronik atau punya background teknis, lebih baik serahkan ke profesional.
Berapa harga HP Vivo Y17s baru sekarang?
Harga Vivo Y17s baru per Januari 2026 untuk varian 4GB/128GB berkisar Rp 1.899.000 hingga Rp 2.099.000 di toko resmi. Varian 6GB/128GB dijual Rp 2.199.000 hingga Rp 2.399.000. Harga di marketplace online (official store) sedikit lebih murah Rp 1.850.000-2.350.000. Saat promo atau harbolnas bisa turun hingga Rp 1.699.000 untuk 4GB dan Rp 1.999.000 untuk 6GB. Harga bekas kondisi mulus 95%+ sekitar Rp 1.400.000-1.850.000 tergantung varian dan kelengkapan.
Apakah worth it ganti LCD atau beli HP baru?
Tergantung kondisi ponsel dan budget. Worth it ganti LCD (Rp 300.000) kalau: ponsel masih baru (dibeli <6 bulan lalu), kondisi lain sempurna (baterai 80%+, tidak ada masalah lain), budget terbatas saat ini. Worth it beli baru kalau: ponsel sudah tua (>1.5 tahun), baterai sudah drop, ada masalah lain selain LCD, ingin upgrade spesifikasi. Kalau ponsel dibeli 2023-2024 dan hanya LCD rusak, ganti LCD masih sangat worth it. Kalau dibeli 2022 atau lebih lama, pertimbangkan upgrade ke ponsel baru dengan spesifikasi lebih tinggi.
LCD Vivo Y17s menggunakan panel IPS LCD berukuran 6.56 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1612 piksel yang memberikan kualitas tampilan baik untuk segmen harga menengah. Teknologi IPS menawarkan sudut pandang lebar hingga 178 derajat, reproduksi warna akurat, dan brightness tinggi mencapai 700 nits untuk visibilitas optimal bahkan di bawah sinar matahari langsung. Panel ini diproduksi oleh supplier resmi Vivo dengan standar quality control ketat sehingga kualitas terjamin dan konsisten.
Harga LCD Vivo Y17s original fullset berkisar Rp 185.000 hingga Rp 300.000 tergantung penjual, lokasi, dan garansi yang diberikan. Harga termurah ditemukan di marketplace online sekitar Rp 185.000-240.000 untuk LCD tanpa garansi atau garansi terbatas. Toko sparepart fisik menjual Rp 200.000-280.000 dengan garansi 1-3 bulan. Harga tertinggi di service center resmi Vivo mencapai Rp 250.000-350.000 tapi dengan jaminan original genuine dan garansi resmi hingga 6 bulan.
Biaya total ganti LCD termasuk jasa teknisi bervariasi signifikan. Di service center resmi Vivo, total biaya Rp 300.000 hingga Rp 450.000 sudah termasuk LCD original dan jasa pemasangan dengan garansi komprehensif. Di toko servis biasa, biaya lebih terjangkau Rp 215.000-325.000 untuk LCD original atau Rp 180.000-255.000 untuk LCD aftermarket grade AAA. Perbedaan harga mencerminkan perbedaan kualitas sparepart, skill teknisi, dan panjang garansi yang diberikan.
Perbedaan mencolok antara LCD original dan aftermarket KW terletak pada kualitas visual, responsivitas touch, dan durabilitas. LCD original menawarkan warna akurat 100%, brightness penuh 700 nits, viewing angle sempurna 178 derajat, dan touch response sangat responsif dengan delay kurang dari 10 milidetik. Ketahanan mencapai 2-3 tahun dengan pemakaian normal dan garansi 3-6 bulan. Sebaliknya LCD KW grade rendah menampilkan warna tidak akurat, brightness hanya 300-400 nits, viewing angle terbatas 120-140 derajat, touch sering lag atau error, dan umur pakai hanya 6-12 bulan tanpa garansi berarti.
LCD Vivo Y17s memiliki kompatibilitas luas dengan beberapa model Vivo lain yang menggunakan panel identik. Model yang 100% compatible termasuk Vivo Y22, Vivo Y22s, dan Vivo Y28 5G (model V2340). Semua model ini menggunakan layar IPS LCD 6.56 inci dengan resolusi sama, mounting point identik, dan konektor yang compatible sehingga bisa plug and play tanpa modifikasi apapun. Kompatibilitas ini memberikan fleksibilitas dalam mencari sparepart karena bisa membeli LCD dari model compatible yang lebih mudah ditemukan atau sedang promo.
Kerusakan LCD umumnya disebabkan jatuh atau benturan yang menyebabkan layar pecah, bergaris, blank, atau touch tidak responsif. Tanda-tanda LCD perlu diganti meliputi kaca depan retak atau pecah, garis vertikal atau horizontal permanen, layar hitam total meski ponsel nyala, bercak atau dead pixel yang menyebar, touch screen tidak berfungsi sebagian atau total, dan layar berkedip tidak stabil. Semakin parah kerusakan, semakin urgent penggantian untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada komponen internal lain.
Proses penggantian LCD secara mandiri membutuhkan tools khusus seperti obeng presisi, heat gun, plastic pry tools, suction cup, dan pinset dengan total investasi Rp 200.000-300.000 untuk set lengkap. Prosedur melibatkan pemanasan untuk melunakkan lem, pembongkaran casing belakang, pelepasan sekrup dan konektor, penggantian LCD lama dengan baru, dan assembly kembali dengan hati-hati. Namun untuk mayoritas pengguna, menyerahkan pekerjaan ini ke teknisi profesional lebih disarankan karena risiko merusak komponen lain sangat tinggi bagi yang tidak berpengalaman. Biaya jasa teknisi Rp 30.000-75.000 sangat terjangkau dibanding risiko merusak ponsel senilai jutaan rupiah.
Masalah jalur backlight yang menyebabkan layar gelap meski ponsel nyala memerlukan diagnosa dan perbaikan khusus. Gejala meliputi layar hitam tapi masih terlihat samar dengan senter, brightness tidak bisa diatur, atau layar menyala hanya saat ditekan. Penyebab bisa dari LED backlight mati, driver IC rusak, kabel fleksibel putus, atau jalur di board terputus. Perbaikan jalur backlight membutuhkan skill advanced seperti micro soldering dan jumper wire yang hanya bisa dilakukan teknisi expert dengan biaya Rp 100.000-400.000 tergantung kompleksitas masalah.
Pertimbangan ekonomi antara ganti LCD atau beli ponsel baru sangat penting. Ganti LCD original seharga Rp 300.000 sangat worth it kalau ponsel masih baru (dibeli kurang dari 6 bulan), kondisi keseluruhan sempurna dengan baterai masih sehat, dan budget terbatas. Namun kalau ponsel sudah berusia lebih dari 1.5 tahun, baterai sudah drop di bawah 80%, atau ada masalah lain selain LCD, lebih bijaksana menjual ponsel rusak seharga Rp 800.000 dan upgrade ke ponsel bekas lebih baru seharga Rp 1.400.000 atau ponsel baru seharga Rp 1.899.000 yang dilengkapi garansi penuh.
Pencegahan kerusakan LCD jauh lebih ekonomis daripada perbaikan. Penggunaan case berkualitas dan tempered glass grade premium seharga Rp 30.000-80.000 dapat melindungi layar dari benturan dan goresan yang bisa menghemat biaya ganti LCD Rp 300.000. Kebiasaan baik seperti tidak menaruh ponsel bersama benda keras di kantong, menghindari tekanan berlebihan, membersihkan layar dengan microfiber, dan tidak menggunakan ponsel di situasi berisiko tinggi seperti dekat air atau saat olahraga berat dapat memperpanjang umur LCD hingga bertahun-tahun.
Perbandingan dengan Vivo Y17 model lama (2019) menunjukkan tidak ada kompatibilitas sparepart karena perbedaan ukuran layar (6.35 inci vs 6.56 inci), resolusi, dan form factor yang berbeda. LCD kedua model tidak bisa saling tukar sehingga pemilik masing-masing model harus mencari sparepart spesifik untuk model mereka. Harga LCD Y17 lama sekitar Rp 200.000-280.000 sedikit lebih murah namun ketersediaannya lebih terbatas karena produk sudah discontinued sejak lama.
Kesimpulan akhir, LCD Vivo Y17s adalah komponen yang relatif terjangkau untuk diperbaiki dengan biaya total Rp 300.000-450.000 di service center resmi atau Rp 180.000-325.000 di toko biasa. Investasi dalam LCD original dan jasa teknisi berpengalaman sangat direkomendasikan untuk hasil optimal dan ketahanan jangka panjang. Pencegahan melalui penggunaan pelindung layar dan kebiasaan penggunaan yang baik adalah strategi terbaik untuk menghindari kerusakan LCD yang memerlukan pengeluaran ratusan ribu rupiah.

Penulis Konten yang Ahli di Bidang Smartphone, Gadget, Internet dan Teknologi Selama puluhan Tahun.