Itel Vision 1 Pro: Spesifikasi Lengkap, Harga Terbaru, dan Review Ponsel Terjangkau
Pasar ponsel pintar Indonesia terus diramaikan dengan berbagai pilihan perangkat murah berkualitas. Itel Vision 1 Pro hadir sebagai solusi bagi mereka yang mencari ponsel pertama atau perangkat cadangan dengan harga sangat terjangkau. Menawarkan layar lebar, baterai awet, dan fitur lengkap, ponsel ini cocok untuk pengguna pemula hingga menengah.

Diluncurkan akhir 2020, perangkat ini menargetkan segmen entry-level dengan harga di bawah 2 juta rupiah. Desain modern dengan layar lebar 6,52 inci dan baterai 4000mAh menjadi daya tarik utama. Meski spesifikasi tidak flagship, Itel Vision 1 Pro menawarkan paket lengkap untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan dasar.
Mengenal Ponsel Itel Vision 1 Pro
Itel Vision 1 Pro adalah ponsel pintar kelas pemula yang didesain untuk pasar berkembang. Perangkat ini mengusung konsep value for money dengan memberikan spesifikasi maksimal di harga minimal. Target utamanya adalah pengguna yang baru pertama kali menggunakan ponsel pintar atau mereka yang mencari perangkat cadangan dengan budget terbatas.
Perangkat ini hadir dengan sistem operasi Android 10 edisi Go. Versi Go adalah versi khusus Android yang dioptimasi untuk perangkat dengan RAM dan penyimpanan terbatas. Aplikasi bawaan lebih ringan dan konsumsi data lebih efisien. Ini memastikan ponsel tetap lancar meski spesifikasi hardware sederhana.
Itel Vision 1 Pro keluaran tahun berapa? Ponsel ini resmi diumumkan pada 1 Desember 2020 dan mulai tersedia di pasaran pada Februari 2021. Peluncuran bertepatan dengan strategi Itel memperluas jajaran produk di segmen ultra-budget. Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas karena permintaan tinggi untuk ponsel murah berkualitas.
Target pengguna Itel Vision 1 Pro sangat spesifik:
- Pelajar dan mahasiswa dengan budget terbatas
- Pengguna pertama ponsel pintar dari ponsel fitur
- Orang tua yang butuh ponsel sederhana untuk komunikasi
- Pekerja yang butuh ponsel cadangan
- Pengguna di daerah dengan akses terbatas ponsel mahal
Positioning produk ini berada di segmen paling bawah lineup Itel. Namun bukan berarti murahan. Itel memastikan kualitas tetap terjaga dengan kontrol kualitas ketat. Material dan komponen dipilih untuk balance antara harga dan durabilitas. Hasil akhirnya adalah ponsel yang affordable namun tidak mudah rusak.
Sejarah Merek Itel
Itel adalah merek ponsel pintar yang dimiliki oleh Transsion Holdings, perusahaan teknologi asal China. Transsion juga memiliki merek lain seperti Tecno dan Infinix yang lebih dikenal. Itel sendiri difokuskan untuk segmen paling entry-level dengan harga sangat kompetitif. Strategi ini membuat Itel populer di Afrika, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.
Fokus utama Itel adalah memberikan teknologi smartphone kepada sebanyak mungkin orang. Filosofi merek adalah “Enjoy Better Life” yang berarti semua orang berhak menikmati teknologi modern. Harga terjangkau bukan berarti kualitas buruk. Itel berusaha memberikan value terbaik di setiap segmen harga.
Kehadiran Itel di Indonesia dimulai sekitar 2018. Awalnya kurang dikenal dibanding merek China lain seperti Xiaomi atau Oppo. Namun strategi harga agresif dan distribusi luas membuat Itel perlahan mendapat tempat. Kerjasama dengan operator dan toko ritel offline membantu penetrasi pasar. Di tahun 2020-2021, Itel sudah cukup familiar di kalangan pembeli ponsel budget.
Keunggulan Itel dibanding kompetitor adalah pemahaman mendalam tentang kebutuhan pasar berkembang. Ponsel dirancang dengan fitur yang benar-benar dibutuhkan pengguna lokal. Baterai besar untuk daerah dengan akses listrik terbatas. Dual SIM untuk fleksibilitas operator. Layar besar untuk konsumsi konten. Harga murah agar terjangkau mayoritas masyarakat.
Itel Vision 1 Pro Keluaran Tahun Berapa
Seperti disebutkan sebelumnya, Itel Vision 1 Pro resmi diluncurkan pada 1 Desember 2020. Ketersediaan di toko fisik dan online dimulai Februari 2021. Peluncuran di Indonesia hampir bersamaan dengan pasar global lainnya. Ini menunjukkan Indonesia menjadi pasar penting bagi Itel.
Di tahun 2020, pasar ponsel entry-level sangat kompetitif. Banyak merek berlomba menawarkan spesifikasi terbaik di harga serendah mungkin. Itel Vision 1 Pro hadir dengan beberapa keunggulan seperti layar besar 6,52 inci, baterai 4000mAh, dan varian RAM hingga 3GB. Kombinasi ini menarik perhatian konsumen yang menginginkan ponsel besar dengan daya tahan lama.
Setelah hampir 6 tahun sejak peluncuran, Itel Vision 1 Pro di tahun 2026 sudah tidak lagi dijual baru. Produksi sudah dihentikan dan diganti model lebih baru. Yang beredar di pasaran adalah stok lama atau unit bekas. Harga bekas sangat terjangkau mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 900 ribu tergantung kondisi.
Desain dan Bodi Itel Vision 1 Pro
Desain Itel Vision 1 Pro mengikuti tren modern ponsel budget dengan layar lebar dan bingkai tipis. Bagian depan didominasi layar dengan notch tetesan air di tengah atas untuk kamera selfie. Bezel di semua sisi cukup tipis untuk ukuran ponsel murah. Rasio layar terhadap bodi mencapai 89,5% memberikan pengalaman visual yang imersif.
Dimensi fisik ponsel adalah 166 x 75,9 x 8,5 mm dengan bobot 169 gram. Ukuran cukup besar sesuai layar 6,52 inci yang ditawarkan. Ketebalan 8,5 mm termasuk ramping untuk ponsel dengan baterai 4000mAh. Bobot 169 gram terasa ringan di tangan tidak memberatkan saat digunakan lama.
Material bodi menggunakan plastik polikarbonat untuk bagian belakang dan bingkai. Pemilihan plastik adalah kompromi untuk menekan harga produksi. Meski plastik, finishing cukup baik dengan tekstur gradasi yang menarik. Permukaan tidak mudah kotor sidik jari. Konstruksi cukup solid tidak terasa murahan saat digenggam.
Pilihan warna yang tersedia:
- Ice Crystal Blue – Biru gradasi dengan efek kristal es yang elegan
- Cosmic Shine – Hitam gradasi dengan kilauan kosmik yang premium
Kedua warna menampilkan efek gradasi yang populer di era 2020. Pantulan cahaya menciptakan pola warna berubah-ubah tergantung sudut pandang. Desain ini membuat ponsel terlihat lebih mahal dari harga sebenarnya. Pilihan warna lebih sedikit dibanding merek lain namun sudah cukup representatif.
Tata letak tombol dan port standar ponsel Android. Tombol daya dan volume di sisi kanan posisi natural untuk jari telunjuk atau ibu jari. Slot kartu SIM triple terpisah di sisi kiri menampung dua nano SIM plus satu microSD bersamaan. Port pengisian daya menggunakan microUSB di bawah. Jack audio 3,5mm masih tersedia untuk kompatibilitas earphone kabel.
Bagian belakang terdapat modul kamera persegi panjang vertikal di sudut kiri atas. Susunan tiga kamera ditambah flash LED tersusun rapi. Sensor sidik jari fisik terletak di tengah belakang posisi natural untuk jari telunjuk. Logo Itel terukir di bawah mempertegas identitas merek.
Kenyamanan genggaman cukup baik berkat desain lengkungan halus di tepi. Tidak ada grip khusus namun permukaan belakang cukup anti selip. Untuk tangan kecil hingga sedang, ponsel pas digenggam. Tangan besar mungkin merasa sedikit cramped terutama saat mengetik satu tangan. Penggunaan dua tangan lebih nyaman dan aman.
Spesifikasi Lengkap Itel Vision 1 Pro
Itel Vision 1 Pro spesifikasi ditenagai oleh chipset UniSoC SC9832E yang diproduksi dengan proses fabrikasi 28nm. Chipset ini adalah solusi entry-level dari UniSoC (sebelumnya Spreadtrum) yang dirancang untuk ponsel murah. Arsitektur CPU adalah quad-core Cortex-A53 dengan kecepatan 1,4 GHz. Performa cukup untuk tugas dasar seperti browsing, chatting, dan media sosial.
GPU yang digunakan adalah ARM Mali-T820 MP1. GPU single-core ini cukup untuk rendering antarmuka sistem dan game kasual ringan. Jangan harapkan performa gaming tinggi karena memang bukan untuk itu. Game populer seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile bisa berjalan namun dengan setting grafis minimal dan frame rate rendah.
Berapa RAM HP Itel Vision 1 Pro? Ponsel ini hadir dalam dua varian memori:
- Itel Vision 1 Pro RAM 2GB dengan penyimpanan internal 32GB
- Itel Vision 1 Pro RAM 3GB dengan penyimpanan internal 32GB
Varian Itel Vision 1 Pro ram 3 (3GB) memberikan sedikit lebih banyak ruang untuk multitasking. Bisa menjalankan beberapa aplikasi ringan bersamaan tanpa reload terlalu sering. RAM 3GB juga membantu sistem operasi berjalan lebih smooth. Namun perbedaan dengan varian 2GB tidak terlalu signifikan untuk penggunaan normal.
Penyimpanan internal 32GB menggunakan teknologi eMMC 5.1 yang standar untuk ponsel entry-level. Kecepatan baca tulis memadai untuk penggunaan dasar. Dari 32GB, sekitar 22-25GB tersedia untuk pengguna setelah dikurangi sistem operasi dan aplikasi bawaan. Ruang cukup untuk ratusan foto, beberapa video, dan aplikasi populer.
Slot kartu memori microSD terpisah mendukung ekspansi hingga 128GB. Konfigurasi triple slot memungkinkan dua SIM aktif plus satu kartu memori bersamaan. Tidak perlu memilih antara dual SIM atau ekspansi storage seperti ponsel dengan hybrid slot. Ini sangat praktis untuk pengguna yang butuh kedua fitur.
Varian RAM dan Penyimpanan
Perbedaan antara varian RAM 2GB dan 3GB terutama terasa di multitasking. Varian 2GB cukup untuk penggunaan basic seperti WhatsApp, browsing, dan streaming video satu aplikasi pada satu waktu. Switching antar aplikasi berat bisa menyebabkan reload. Varian 3GB sedikit lebih leluasa menjalankan beberapa aplikasi ringan bersamaan.
Untuk penggunaan harian normal seperti komunikasi, media sosial, dan konsumsi konten, kedua varian tidak jauh berbeda. Perbedaan performa sekitar 10-15% lebih smooth di varian 3GB. Namun di aplikasi berat atau game, chipset menjadi bottleneck utama bukan RAM. Jadi peningkatan RAM tidak mengubah performa gaming secara drastis.
Harga perbedaan antara dua varian sekitar Rp 200-300 ribu saat baru. Di pasaran bekas, selisih harga lebih kecil sekitar Rp 50-100 ribu. Jika budget memungkinkan, varian 3GB lebih recommended untuk masa pakai lebih lama. Namun jika budget sangat ketat, varian 2GB sudah cukup untuk kebutuhan basic.
Penyimpanan 32GB di kedua varian bisa jadi cepat penuh jika banyak install aplikasi atau simpan media. Tips mengatasinya adalah rutin bersihkan cache dan hapus file tidak terpakai. Gunakan kartu microSD untuk simpan foto dan video. Aplikasi streaming seperti Spotify atau Netflix bisa set download ke kartu memori.
Sistem operasi Android 10 edisi Go sudah dioptimasi untuk perangkat low-end. Aplikasi Google Go, Gmail Go, YouTube Go, dan Maps Go konsumsi storage jauh lebih kecil. Versi Go juga lebih hemat RAM dan data. Meski fitur sedikit berkurang dibanding versi penuh, untuk penggunaan basic sudah sangat cukup.
Layar Itel Vision 1 Pro
Layar Itel Vision 1 Pro menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,52 inci. Ukuran layar cukup besar memberikan pengalaman menonton dan browsing yang nyaman. Teknologi IPS LCD dipilih untuk balance antara kualitas visual dan harga produksi. Panel IPS menghasilkan warna akurat dengan sudut pandang luas hingga 178 derajat.
Resolusi layar adalah 720 x 1600 piksel atau HD+ dengan rasio aspek 20:9. Kerapatan piksel mencapai sekitar 269 ppi (piksel per inci). Angka ini cukup untuk ketajaman visual normal. Teks terlihat cukup tajam dan gambar tidak terlalu pixelated. Meski bukan Full HD, untuk ukuran layar dan harga ponsel, resolusi ini sudah memadai.
Rasio layar terhadap bodi mencapai 89,5% yang tergolong tinggi. Bezel tipis di semua sisi membuat layar terasa lebih luas. Notch tetesan air di atas berukuran kecil tidak terlalu mengganggu. Area layar aktif sangat maksimal untuk dimensi fisik ponsel. Pengalaman visual cukup imersif untuk menonton video atau bermain game.
Kecerahan maksimal layar sekitar 450 nits dalam kondisi normal. Angka ini cukup untuk penggunaan indoor dan outdoor teduh. Namun di bawah sinar matahari langsung, visibilitas menurun. Layar cukup sulit dilihat di outdoor terik membutuhkan teduhan. Ini adalah keterbatasan umum ponsel budget dengan panel LCD standar.
Kualitas LCD Itel Vision 1 Pro
Itel vision 1 pro lcd menghasilkan reproduksi warna yang cukup natural. Tidak oversaturated seperti AMOLED namun juga tidak terlalu pucat. Saturasi warna cukup untuk konsumsi konten multimedia. Kontras ratio sekitar 1000:1 standar untuk panel IPS. Warna hitam tidak segelap AMOLED namun cukup pekat untuk panel LCD.
Viewing angle atau sudut pandang sangat luas berkat teknologi IPS. Warna dan kecerahan tetap konsisten meski dilihat dari samping hingga 170 derajat. Tidak ada color shift atau perubahan warna signifikan saat layar dimiringkan. Ini berguna saat berbagi konten dengan orang lain atau menonton video bersama.
Perlindungan layar tidak disebutkan secara spesifik. Kemungkinan besar hanya glass standar tanpa Gorilla Glass atau perlindungan khusus. Layar cukup rentan goresan dari kunci atau benda tajam. Sangat disarankan menggunakan tempered glass screen protector untuk perlindungan ekstra. Harga tempered glass murah sekitar Rp 10-20 ribu sangat worth it.
Touch response layar cukup responsif untuk ponsel budget. Sentuhan dan gesture terdeteksi akurat tanpa lag berarti. Multi-touch mendukung hingga 5 titik sentuhan simultan. Cukup untuk zoom pinch, game dua jari, atau ketik dengan banyak jari. Tidak ada ghost touch atau sentuhan palsu yang mengganggu.
ITEL vision 1 PRO LCD persamaan atau pengganti layar cukup tersedia di pasaran. Harga LCD replacement sekitar Rp 250-400 ribu tergantung kualitas original atau aftermarket. Proses penggantian cukup mudah bisa dilakukan teknisi lokal. Ketersediaan spare part lumayan bagus karena ponsel cukup populer di segmen budget.
Beberapa merek LCD compatible dengan Itel Vision 1 Pro:
- LCD original Itel (paling mahal tapi kualitas terjamin)
- LCD aftermarket grade A (kualitas mendekati original)
- LCD aftermarket grade B/C (lebih murah tapi kualitas bervariasi)
Tips saat ganti LCD pastikan test sebelum dipasang permanen. Cek touch response, dead pixel, dan kecerahan. Teknisi yang berpengalaman akan test terlebih dahulu sebelum seal kembali. Jangan ragu minta garansi minimal 1-2 minggu untuk spare part yang dipasang.
Performa dan Kemampuan
Performa Itel Vision 1 Pro cukup untuk penggunaan dasar sehari-hari. Chipset UniSoC SC9832E quad-core 1,4GHz bukan yang tercepat namun reliable untuk tugas ringan. Browsing web, scrolling media sosial, streaming video, dan aplikasi chat berjalan cukup lancar. Tidak ada lag signifikan untuk aktivitas normal.
Multitasking dengan RAM 2GB cukup terbatas. Bisa buka 3-4 aplikasi ringan bersamaan sebelum sistem mulai reload aplikasi background. Varian 3GB sedikit lebih leluasa dengan 5-6 aplikasi ringan. Aplikasi berat seperti editor foto atau video membuat ponsel terasa lambat. Lebih baik tutup aplikasi tidak dipakai untuk performa optimal.
Benchmark score memberikan gambaran objektif:
- AnTuTu v8: Sekitar 65.000 – 70.000 poin
- Geekbench 5 Single-Core: Sekitar 140-150 poin
- Geekbench 5 Multi-Core: Sekitar 450-500 poin
Angka-angka ini menempatkan ponsel di kategori entry-level. Cukup untuk tugas basic namun jauh dari gaming atau multitasking berat. Performa sekitar 30-40% dari ponsel mid-range. Namun ingat harganya juga jauh lebih murah.
Kemampuan gaming sangat terbatas:
- Mobile Legends: 20-30fps di pengaturan Low dengan lag sesekali
- PUBG Mobile: 15-25fps di pengaturan Smooth, kurang nyaman dimainkan
- Free Fire: 25-35fps di pengaturan Low, masih cukup playable
- Candy Crush atau Subway Surfers: Lancar tanpa masalah
- Game berat seperti Genshin Impact: Tidak bisa dijalankan
Untuk pengguna yang tidak prioritas gaming, performa sudah cukup. Namun jika ingin main game populer dengan lancar, ponsel ini bukan pilihan tepat. Lebih cocok untuk komunikasi, media sosial, dan streaming konten.
Penggunaan sehari-hari meliputi:
- WhatsApp dan Telegram: Sangat lancar, chat dan panggilan voice/video stabil
- Facebook dan Instagram: Browsing feed lancar, upload foto agak lambat
- YouTube dan Netflix: Streaming 720p smooth, 1080p kadang buffer
- Chrome browsing: Website ringan lancar, website berat agak lambat
- Google Maps navigasi: Cukup lancar dengan GPS akurat
- Kamera dan gallery: Buka aplikasi cepat, proses foto agak lambat
Thermal management cukup baik. Ponsel tidak terlalu panas saat penggunaan normal. Gaming lama atau video call extended bisa membuat suhu naik ke 38-40 derajat. Masih dalam batas wajar tidak uncomfortable digenggam. Tidak ada throttling signifikan yang mengurangi performa drastis.
Sistem Kamera Itel Vision 1 Pro
Sistem kamera Itel Vision 1 Pro terdiri dari triple camera di belakang dengan konfigurasi:
- Kamera utama 8 megapiksel dengan autofokus
- Sensor VGA 0,3 megapiksel untuk depth sensing
- Sensor VGA 0,3 megapiksel kedua fungsi tidak jelas (kemungkinan filler)
Setup triple camera lebih untuk marketing daripada fungsi nyata. Hanya kamera utama 8MP yang benar-benar menghasilkan foto. Dua sensor VGA hanya membantu efek bokeh portrait. Resolusi 0,3MP terlalu rendah untuk foto mandiri. Ini adalah praktik umum ponsel budget untuk klaim triple camera.
Kamera utama 8MP menggunakan sensor dengan ukuran piksel sekitar 1,12 mikron dan bukaan f/2,0. Sensor ini cukup untuk foto casual di kondisi cahaya cukup. Detail cukup tajam di tengah frame meski agak soft di pinggiran. Warna cenderung natural tidak oversaturated. Dynamic range terbatas sehingga area terang sering overexposed.
Fitur fotografi yang tersedia:
- Mode HDR untuk dynamic range lebih baik
- Mode Portrait dengan efek bokeh background
- Mode Malam dengan multi-frame stacking
- Beautification untuk smoothing kulit wajah
- Panorama untuk landscape lebar
- Time-lapse dan Slow motion dengan kualitas terbatas
Kualitas foto di kondisi cahaya cukup memadai untuk ukuran ponsel budget. Foto outdoor siang hari cukup tajam dengan warna natural. Detail cukup untuk share di media sosial atau print ukuran kecil. Namun jika crop atau zoom digital, kualitas drop cukup drastis. Noise mulai terlihat di area gelap seperti bayangan.
Di kondisi cahaya rendah, performa kamera menurun signifikan. ISO otomatis naik tinggi menyebabkan noise banyak. Detail hilang dan warna jadi kusam. Mode malam membantu sedikit dengan menggabungkan beberapa frame. Namun hasil tetap tidak sebagus ponsel mid-range. Disarankan gunakan flash atau cari cahaya tambahan.
Kamera depan 5 megapiksel dengan bukaan f/2,0 cukup untuk selfie dan video call. Kualitas selfie decent dengan beautification otomatis. Skin tone cukup natural tidak terlalu fake. Mode portrait depan juga tersedia dengan bokeh yang cukup akurat. Video call lewat WhatsApp atau Zoom cukup jernih untuk komunikasi jarak jauh.
Kemampuan rekam video:
- 1080p Full HD pada 30 frame per detik
- 720p HD pada 30 frame per detik
- Stabilisasi video software (kurang efektif)
Kualitas video 1080p cukup decent untuk casual recording. Tidak ada stabilisasi optik jadi hasil goyang jika tidak steady. Stabilisasi software membantu sedikit tapi tidak se-smooth OIS. Fokus tracking cukup lambat saat subjek bergerak. Audio recording mono cukup jelas untuk suara sekitar.
Baterai dan Daya Tahan
Baterai Itel Vision 1 Pro berkapasitas 4000mAh tipe lithium-polymer non-removable. Kapasitas ini cukup besar untuk ponsel entry-level. Kombinasi baterai besar dengan chipset efisien dan resolusi layar rendah menghasilkan daya tahan sangat baik. Ini menjadi salah satu keunggulan utama ponsel ini.
Daya tahan baterai dalam berbagai skenario:
- Penggunaan ringan: 2-3 hari dengan chat, browsing, dan panggilan sesekali
- Penggunaan normal: 1,5-2 hari dengan media sosial, streaming, dan browsing aktif
- Screen-on-time: 6-8 jam untuk penggunaan campuran
- Streaming video: 10-12 jam non-stop YouTube atau Netflix
- Gaming: 4-5 jam game ringan seperti Free Fire
- Standby: 4-5 hari dengan aktivitas minimal
Angka-angka ini sangat impresif untuk ponsel budget. Baterai 4000mAh cukup untuk seharian penuh bahkan untuk pengguna aktif. Mode hemat daya tersedia untuk perpanjang daya tahan lebih jauh. Mode ini membatasi aplikasi background, kurangi performa, dan turunkan kecerahan.
Pengisian daya menggunakan charger 10W standar melalui port microUSB. Kecepatan pengisian:
- 0-50%: Sekitar 60-70 menit
- 0-100%: Sekitar 2,5-3 jam
Kecepatan tidak cepat namun cukup reasonable untuk ukuran baterai dan charger. Tidak ada fast charging 18W atau lebih seperti ponsel lebih mahal. Pengisian semalam dijamin penuh siap digunakan seharian. Charger 10W disertakan dalam paket penjualan.
Tips menghemat baterai:
- Kurangi kecerahan layar ke level comfortable
- Matikan WiFi dan Bluetooth saat tidak digunakan
- Tutup aplikasi background yang tidak perlu
- Aktifkan mode hemat daya saat baterai menipis
- Batasi notifikasi aplikasi yang kurang penting
- Gunakan dark mode untuk hemat daya layar LCD sedikit
- Nonaktifkan sinkronisasi otomatis email dan aplikasi
Baterai lithium-polymer cukup awet untuk 2-3 tahun penggunaan normal. Setelah itu kapasitas mulai degradasi. Tanda baterai aus adalah charging cepat penuh tapi juga cepat habis. Penggantian baterai bisa dilakukan teknisi dengan harga sekitar Rp 100-150 ribu termasuk ongkos pasang.
Sistem Operasi dan Fitur
Itel Vision 1 Pro menjalankan sistem operasi Android 10 edisi Go dengan antarmuka kustom Itel. Android 10 Go adalah versi ringan Android dirancang khusus untuk perangkat dengan RAM dan storage terbatas. Ukuran sistem lebih kecil, aplikasi bawaan lebih ringan, dan konsumsi data lebih efisien.
Aplikasi Google Go yang lebih ringan:
- Google Go: Pencarian Google versi lite
- Gmail Go: Email client yang hemat storage
- YouTube Go: Streaming video dengan kontrol data
- Maps Go: Navigasi ringan dengan offline map
- Assistant Go: Asisten virtual Google versi lite
- Files Go: Pengelola file dengan pembersih storage
Aplikasi Go ini konsumsi RAM 50% lebih sedikit dan storage 40% lebih kecil dibanding versi penuh. Fitur dikurangi namun fungsi inti tetap ada. Untuk penggunaan basic, versi Go sudah sangat cukup. Pengguna bisa install versi penuh dari Play Store jika mau namun akan lebih berat.
Fitur keamanan yang tersedia:
- Sensor sidik jari di belakang dengan respons cukup cepat
- Face unlock menggunakan kamera depan untuk unlock lebih cepat
- App lock untuk kunci aplikasi sensitif dengan sidik jari atau PIN
- Private safe untuk simpan file pribadi tersembunyi
Sensor sidik jari terletak di posisi natural di tengah belakang. Akurasi cukup baik dengan success rate sekitar 85-90%. Kecepatan unlock sekitar 0,3-0,5 detik cukup responsif. Face unlock lebih cepat namun kurang aman karena hanya menggunakan kamera 2D.
Sensor yang tersedia:
- Accelerometer: Mendeteksi orientasi dan gerakan
- Proximity sensor: Matikan layar saat telepon
- Ambient light sensor: Auto brightness layar
- Compass: Untuk navigasi arah
- Fingerprint sensor: Keamanan biometrik
Tidak ada gyroscope yang diperlukan untuk AR atau gaming advance. GPS tersedia dengan dukungan A-GPS untuk navigasi akurat. Konektivitas lengkap WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, FM Radio, dan port microUSB. Tidak ada NFC untuk pembayaran contactless.
Antarmuka Itel cukup clean dengan sedikit bloatware. Beberapa aplikasi pihak ketiga terinstall namun bisa diuninstall. Tema dan wallpaper bisa dikustomisasi. Gesture navigasi modern tersedia sebagai alternatif tombol navigasi klasik. Overall pengalaman software cukup smooth untuk ponsel budget.
Harga Itel Vision 1 Pro
Berapa harga HP Itel Vision 1 Pro? Saat pertama diluncurkan di Indonesia awal 2021, harga resmi adalah:
- Itel Vision 1 Pro 2GB/32GB: Rp 1.199.000
- Itel Vision 1 Pro 3GB/32GB: Rp 1.399.000
Itel Vision 1 Pro harga ini sangat kompetitif dibanding kompetitor di segmen serupa. Paket penjualan standard berisi ponsel, charger 10W, kabel microUSB, earphone, casing silicon, dan buku manual. Garansi resmi 1 tahun dari distributor Itel Indonesia untuk pembelian dari toko resmi.
Harga turun bertahap setelah peluncuran. Di pertengahan 2021, harga sudah turun ke Rp 1.050.000 – 1.200.000 untuk varian 2GB. Tahun 2022-2023, harga semakin turun karena model baru keluar. Unit baru terakhir dijual sekitar Rp 900.000 – 1.000.000 sebelum produksi dihentikan.
Harga Itel Vision 1 Pro Bekas Terbaru
Di tahun 2026, Itel Vision 1 Pro sudah tidak dijual baru di toko resmi. Yang beredar adalah stok lama atau unit bekas. Pasar second cukup aktif karena banyak pengguna yang upgrade atau jual ponsel lama.
Itel Vision 1 Pro harga bekas di pasaran 2026:
- Kondisi mulus fullset: Rp 700.000 – Rp 900.000
- Kondisi normal dengan dus: Rp 500.000 – Rp 700.000
- Kondisi pemakaian tanpa dus: Rp 400.000 – Rp 550.000
- Kondisi minus atau butuh service: Rp 250.000 – Rp 400.000
Harga bervariasi tergantung beberapa faktor:
Kondisi Fisik: Unit mulus tanpa goresan atau retak lebih mahal. Kondisi layar sangat penting karena goresan mengurangi nilai. Kondisi bodi belakang dan bingkai juga mempengaruhi. Unit dengan lecet banyak atau penyok harga turun signifikan.
Kondisi Fungsi: Semua fungsi normal harga tinggi. Masalah seperti baterai boros, layar bergaris, atau tombol tidak responsif turunkan harga. Kondisi baterai sangat penting. Baterai sudah aus dengan capacity di bawah 70% mengurangi nilai ponsel.
Kelengkapan: Fullset dengan dus, charger original, earphone, casing harga lebih tinggi. Body only tanpa aksesori lebih murah. Charger original penting karena charger sembarangan bisa merusak baterai. Dus original dengan IMEI cocok menunjukkan ponsel bukan barang hasil kejahatan.
Varian Memori: Varian 3GB/32GB sekitar Rp 50-100 ribu lebih mahal dari varian 2GB/32GB. Perbedaan tidak terlalu besar karena performa nyata tidak jauh berbeda. Namun psikologis pembeli lebih suka RAM lebih besar.
Garansi Toko: Unit bekas dengan garansi toko 1-2 minggu lebih mahal namun lebih aman. Ada waktu test fungsi dan klaim jika ada masalah tersembunyi. Unit tanpa garansi lebih murah namun risiko ditanggung pembeli sepenuhnya.
Tempat beli bekas terpercaya:
- Marketplace besar: Tokopedia dan Shopee dengan penjual rating tinggi
- Toko ponsel bekas: Lebih mahal tapi ada garansi dan after-sales
- Forum atau grup: Harga lebih murah namun perlu kehati-hatian
- OLX atau Carousell: Banyak pilihan namun wajib COD dan cek fisik
Kelebihan dan Kekurangan Itel Vision 1 Pro
Kelebihan Itel Vision 1 Pro:
Harga Sangat Terjangkau
Harga bekas Rp 400-900 ribu sangat murah untuk ponsel dengan layar besar dan baterai awet. Investasi kecil untuk ponsel cadangan atau pengguna pertama. Cost per month sangat rendah jika digunakan 2-3 tahun.
Baterai 4000mAh Tahan Lama
Daya tahan 1,5-2 hari untuk penggunaan normal sangat bagus. Tidak perlu charge setiap hari. Cocok untuk daerah dengan akses listrik terbatas. Mode hemat daya memperpanjang lebih jauh.
Layar Luas 6,52 Inci
Layar besar nyaman untuk menonton video dan browsing. Rasio 20:9 cocok untuk konten modern. Bezel tipis membuat layar terasa lega. Pengalaman visual memuaskan untuk harga segini.
Slot Triple Terpisah
Dua SIM aktif plus microSD bersamaan sangat praktis. Tidak perlu pilih antara dual SIM atau ekspansi storage. Fleksibilitas tinggi untuk berbagai kebutuhan.
Android 10 Go Efisien
Sistem operasi ringan berjalan smooth di hardware terbatas. Aplikasi Go hemat storage dan data. Update keamanan rutin untuk 2 tahun pertama. Pengalaman software cukup baik.
Sensor Sidik Jari dan Face Unlock
Keamanan biometrik untuk harga murah adalah bonus bagus. Unlock cepat dan akurat. Face unlock tambahan untuk convenience. Fitur keamanan lengkap untuk ponsel budget.
Desain Modern Gradasi
Tampilan gradasi terlihat premium untuk harga. Finishing rapi tidak terlihat murahan. Pilihan warna menarik. Desain mengikuti tren ponsel lebih mahal.
Kekurangan Itel Vision 1 Pro:
Performa Terbatas untuk Tugas Berat
Chipset quad-core 1,4GHz struggle untuk multitasking atau gaming. Aplikasi berat sering lag atau force close. RAM 2/3GB cepat penuh. Hanya cocok untuk penggunaan basic.
Kamera Hanya 8MP dengan Kualitas Pas-pasan
Kamera utama 8MP hasil foto biasa saja. Lowlight performance sangat buruk. Dua sensor VGA tidak berguna hanya filler. Kualitas video 1080p goyang tanpa stabilisasi baik.
Layar HD+ Bukan Full HD
Resolusi 720p kurang tajam dibanding Full HD. Ketajaman video dan gambar tidak maksimal. Kecerahan 450 nits kurang untuk outdoor terik. Panel LCD kontras terbatas.
Pengisian Daya Lambat
Charger 10W butuh 2,5-3 jam untuk full charge. Tidak ada fast charging 18W atau lebih. Port microUSB bukan USB Type-C yang lebih modern. Teknologi charging tertinggal.
Storage 32GB Cepat Penuh
Penyimpanan internal terbatas setelah dikurangi sistem. Butuh microSD untuk foto dan video banyak. Tidak ada varian 64GB yang lebih lapang. Harus rajin bersihkan storage.
Tidak Ada NFC
Tidak bisa pakai pembayaran contactless seperti OVO, GoPay, atau e-money. Fitur tap-to-pay tidak tersedia. Di era digital payment sekarang ini cukup ketinggalan.
Material Plastik Terasa Kurang Premium
Bodi plastik meski rapi tetap terasa murahan dibanding metal atau kaca. Rentan goresan dan lecet. Tidak ada sertifikasi tahan air atau debu. Durabilitas dipertanyakan untuk pemakaian kasar.
Pembaruan Software Terbatas
Hanya dapat 1 major update ke Android 11. Security patch 2 tahun pertama saja. Di 2026 sudah tidak ada update apapun. Keamanan dan fitur baru tidak bisa dinikmati.
Perbandingan dengan Kompetitor
Berikut perbandingan Itel Vision 1 Pro dengan kompetitor di segmen serupa saat peluncuran:
| Spesifikasi | Itel Vision 1 Pro | Realme C11 | Samsung A02 | Infinix Hot 10 Lite |
|---|---|---|---|---|
| Chipset | UniSoC SC9832E | Helio G35 | MediaTek MT6739W | Helio A20 |
| CPU | Quad 1,4GHz | Octa 2,3GHz | Quad 1,5GHz | Quad 1,8GHz |
| RAM | 2/3GB | 2GB | 2/3GB | 2GB |
| Storage | 32GB | 32GB | 32/64GB | 32GB |
| Layar | 6,52″ 720×1600 | 6,5″ 720×1600 | 6,5″ 720×1600 | 6,6″ 720×1600 |
| Baterai | 4000mAh | 5000mAh | 5000mAh | 5000mAh |
| Kamera Belakang | 8MP triple | 13MP dual | 13MP dual | 13MP triple |
| Kamera Depan | 5MP | 5MP | 5MP | 8MP |
| Harga Peluncuran | Rp 1,2 juta | Rp 1,5 juta | Rp 1,3 juta | Rp 1,4 juta |
Analisis Perbandingan:
Performa: Realme C11 dan Infinix Hot 10 Lite unggul dengan chipset octa-core lebih kencang. Itel Vision 1 Pro paling lemah dengan quad-core 1,4GHz. Untuk gaming atau multitasking, kompetitor lebih baik. Itel hanya cukup untuk basic usage.
Baterai: Kompetitor semua 5000mAh lebih besar dari Itel 4000mAh. Daya tahan Realme, Samsung, dan Infinix bisa 2-3 hari. Itel sedikit tertinggal namun 4000mAh tetap cukup untuk 1,5-2 hari.
Kamera: Semua kompetitor punya kamera utama 13MP lebih baik dari Itel 8MP. Kualitas foto kompetitor lebih tajam dan detail. Infinix Hot 10 Lite paling unggul dengan kamera depan 8MP. Itel paling lemah di aspek kamera.
Layar: Semua punya layar 6,5″ keatas dengan resolusi HD+ serupa. Tidak ada perbedaan signifikan. Infinix paling besar 6,6″ sedikit lebih luas. Kualitas panel IPS LCD semua serupa.
Harga: Itel Vision 1 Pro paling murah Rp 1,2 juta. Samsung A02 dan Realme C11 sedikit lebih mahal. Infinix di tengah-tengah. Itel menawarkan value terbaik jika prioritas harga murah.
Kesimpulan Perbandingan:
Pilih Itel Vision 1 Pro jika:
- Budget sangat terbatas di bawah Rp 1,2 juta
- Prioritas harga paling murah
- Penggunaan basic komunikasi dan browsing
- Tidak main game atau multitasking berat
Pilih Realme C11 jika:
- Budget ada Rp 1,5 juta
- Butuh performa lebih kencang untuk gaming
- Baterai 5000mAh prioritas untuk daya tahan lama
- Kamera 13MP lebih baik untuk foto
Pilih Samsung A02 jika:
- Brand Samsung jadi pertimbangan
- Ada varian 64GB untuk storage lebih lega
- After-sales service Samsung lebih luas
- Ekosistem Samsung menarik
Pilih Infinix Hot 10 Lite jika:
- Layar paling besar 6,6″ penting
- Kamera depan 8MP untuk selfie lebih baik
- Performa quad-core 1,8GHz cukup kencang
- Design modern Infinix lebih menarik
Di 2026, semua ponsel ini sudah lawas. Harga bekas serupa di range Rp 400-900 ribu. Pemilihan lebih ke ketersediaan unit bekas dan preferensi brand. Itel dan Infinix biasanya lebih murah dibanding Samsung atau Realme di pasaran second.
Tips Membeli Itel Vision 1 Pro Bekas
Karena Itel Vision 1 Pro sudah tidak produksi, membeli bekas adalah satu-satunya opsi. Berikut tips agar dapat unit berkualitas:
Cek Kondisi Fisik dan LCD:
Layar: Ini bagian terkritis. Nyalakan ponsel dan cek layar dari dead pixel dengan tampilkan warna solid (hitam, putih, merah, hijau, biru). Dead pixel terlihat sebagai titik warna berbeda. Cek goresan di permukaan dengan mematikan layar dan lihat dari sudut. Goresan dalam mempengaruhi visibilitas.
Touch Screen: Test sentuhan di seluruh area layar. Buka aplikasi drawing atau game yang butuh sentuhan presisi. Pastikan tidak ada zona mati atau ghost touch (sentuhan palsu). Test multi-touch dengan zoom pinch atau game dua jari.
Bodi: Periksa seluruh permukaan dari goresan, penyok, atau retak. Perhatikan sudut-sudut yang rawan benturan. Cek sekrup tidak ada yang hilang. Bodi plastik cukup kuat namun bisa retak jika jatuh.
Port dan Tombol: Coba colok charger dan earphone ke port. Pastikan koneksi tidak longgar. Test tombol power dan volume berulang kali. Tombol harus responsif tanpa macet. Cek slot SIM dan microSD tidak longgar atau patah.
Test Fungsi Ponsel:
Kamera: Test semua kamera depan dan belakang. Foto beberapa shot dengan auto dan manual. Cek hasil fokus tajam tanpa blur. Test flash menyala terang. Rekam video untuk cek stabilisasi dan audio.
Sensor Sidik Jari: Daftar sidik jari baru dan test unlock berkali-kali. Akurasi minimal 8 dari 10 percobaan. Kecepatan unlock tidak boleh terlalu lambat. Face unlock test di berbagai kondisi cahaya.
Speaker dan Mic: Mainkan musik untuk test speaker. Volume maksimal tidak pecah. Test mic dengan rekam video atau voice note. Audio jernih tanpa noise atau crackle.
Konektivitas: Test WiFi connect ke jaringan dan browsing. Test Bluetooth pairing dengan earphone. Test GPS dengan Google Maps navigasi. Cek sinyal 4G operator normal.
Baterai: Cek kondisi baterai di setting atau aplikasi AccuBattery. Kapasitas health minimal 80% untuk baterai masih bagus. Tanya penjual berapa lama charge penuh dan screen-on-time normal. Baterai aus charging cepat penuh tapi juga cepat habis.
Performa: Buka beberapa aplikasi bersamaan test multitasking. Main game ringan test performance dan thermal. Ponsel tidak boleh overheat di penggunaan normal. Lag wajar untuk ponsel budget namun tidak boleh freeze atau crash.
Verifikasi Kelengkapan:
IMEI: Cek IMEI di dus cocok dengan ponsel (dial *#06#). Cek IMEI online untuk memastikan tidak blacklist atau curian. Website operator atau situs cek IMEI bisa verifikasi status.
Dus dan Faktur: Dus original dengan IMEI matching nilai plus. Faktur pembelian asli bukti ponsel resmi bukan BM. Meski garansi expired, kelengkapan menunjukkan pemilik sebelumnya merawat baik.
Aksesori: Charger original Itel lebih aman untuk baterai. Kabel microUSB bawaan biasanya lebih tahan lama. Earphone dan casing bonus bagus tapi tidak kritis.
Nego Harga:
Bandingkan harga dari 5-10 penjual untuk tahu pasaran. Point out kekurangan untuk nego seperti goresan, baterai aus, atau missing aksesori. Tawarkan 10-15% di bawah harga asking. Cash ready memperkuat posisi tawar. Bundle aksesori tambahan seperti tempered glass atau casing baru.
Mengatasi Masalah LCD Itel Vision 1 Pro
Masalah LCD adalah kerusakan paling umum ponsel. Beberapa masalah yang sering terjadi:
Layar Retak atau Pecah: Solusi satu-satunya adalah ganti LCD assembly lengkap. Harga LCD replacement Rp 250-400 ribu tergantung grade. Proses penggantian sekitar 30-60 menit oleh teknisi berpengalaman.
Touch Screen Tidak Responsif: Bisa karena LCD rusak atau konektor lepas. Coba restart atau factory reset dulu. Jika tidak membantu, kemungkinan LCD harus diganti. Kadang cleaning konektor LCD bisa mengatasi jika hanya kotor.
Dead Pixel atau Bintik: Dead pixel permanen tidak bisa diperbaiki tanpa ganti LCD. Jika hanya 1-2 pixel masih acceptable. Banyak dead pixel mengganggu visual harus ganti.
Garis Vertikal atau Horizontal: Indikasi LCD rusak atau kabel flex lemah. Ganti LCD adalah solusi. Jika garis muncul setelah jatuh, kemungkinan konektor lepas bisa diperbaiki tanpa ganti LCD.
Layar Gelap tapi Touch Masih Bekerja: Kemungkinan backlight LCD mati. Perlu ganti LCD assembly. Jarang bisa diperbaiki parsial harus ganti satu set.
Tips menemukan spare part LCD:
- Beli dari toko spare part terpercaya dengan garansi
- Tanya grade original atau aftermarket
- Minta test sebelum dipasang permanen
- Bandingkan harga dari beberapa toko
- Cek kompatibilitas dengan model exact
ITEL vision 1 PRO LCD persamaan artinya LCD compatible atau interchangeable. Kadang LCD model lain bisa cocok dipakai di Vision 1 Pro. Namun ini risky karena bisa ada perbedaan konektor atau dimensi. Lebih aman beli LCD yang memang untuk Vision 1 Pro spesifik.
Aksesori Pendukung
Beberapa aksesori penting melengkapi Itel Vision 1 Pro:
Casing Pelindung:
Casing silikon lembut atau hard case plastik melindungi bodi dari benturan. Harga Rp 15.000-50.000 tergantung model dan merek. Pilih yang pas tidak terlalu longgar atau ketat. Akses port dan tombol harus tetap mudah. Casing transparan bening memperlihatkan warna asli. Casing warna solid untuk ganti tampilan.
Tempered Glass:
Pelindung layar kaca tempered mencegah goresan dan retak. Harga Rp 10.000-30.000 per pcs. Ketebalan 0,3mm cukup kuat tidak menganggu sensitivitas touch. Pastikan ukuran pas untuk Vision 1 Pro. Install hati-hati agar tidak ada gelembung. Ganti tempered glass jika sudah retak atau banyak goresan.
Charger dan Kabel Cadangan:
Charger original 10W ideal namun compatible charger 5-10W bisa dipakai. Harga charger aftermarket Rp 20.000-50.000. Kabel microUSB cadangan berguna jika kabel original putus. Harga kabel berkualitas Rp 15.000-30.000. Avoid charger dan kabel terlalu murah bisa merusak baterai.
Memory Card microSD:
Kapasitas 32GB atau 64GB cukup untuk expand storage. Pilih kartu class 10 atau UHS-I untuk performa baik. Merek terpercaya: SanDisk, Samsung, Kingston. Harga 32GB sekitar Rp 50.000-80.000. Format di ponsel sebelum pakai pertama kali.
Earphone atau Headset:
Ponsel punya jack 3,5mm kompatibel dengan earphone kabel. Earphone bawaan biasanya kualitas standar. Upgrade ke earphone lebih baik untuk audio lebih enak. Budget Rp 50.000-150.000 sudah dapat kualitas decent. Merek lokal seperti Robot atau Vivan cukup bagus.
Power Bank:
Power bank 10.000mAh berguna untuk charging saat travelling. Harga Rp 80.000-150.000 untuk merek terpercaya. Pilih yang punya output 2A atau lebih untuk charging lebih cepat. Romoss, Anker, atau Xiaomi adalah merek bagus.
Holder Mobil:
Holder magnetic atau clip untuk GPS navigasi di mobil. Harga Rp 20.000-60.000. Pastikan holder kuat tidak goyang saat berkendara. Posisi harus tidak menghalangi pandangan.
Tips Penggunaan Optimal
Untuk pengalaman terbaik dengan Itel Vision 1 Pro:
Setting Hemat Baterai:
Aktifkan mode hemat daya di setting untuk perpanjang daya tahan. Kurangi kecerahan layar ke 40-60%. Matikan WiFi dan Bluetooth saat tidak dipakai. Gunakan data selular secukupnya. Nonaktifkan sinkronisasi otomatis aplikasi. Batasi notifikasi push dari aplikasi kurang penting. Tutup aplikasi background yang tidak terpakai.
Optimasi Performa:
Uninstall aplikasi yang tidak digunakan untuk free up storage dan RAM. Bersihkan cache rutin lewat menu pengaturan atau aplikasi pembersih. Restart ponsel seminggu sekali untuk refresh sistem. Disable animasi di menu pengembang untuk responsivitas lebih baik. Jangan install terlalu banyak aplikasi berat bersamaan.
Perawatan Ponsel:
Jangan biarkan baterai kosong total sering-sering. Charge saat tersisa 20-30% lebih sehat untuk baterai. Jangan charge semalaman setiap hari. Lepas charger saat sudah penuh 100%. Hindari ponsel terkena panas berlebihan atau dingin ekstrem. Bersihkan port charging dari debu rutin dengan blower atau sikat halus.
Lap layar dengan kain mikrofiber lembut. Jangan gunakan tisu atau kain kasar bisa gores. Bersihkan bodi dari kotoran dengan sedikit air atau cairan pembersih. Hindari ponsel terkena air meski sedikit karena tidak tahan air. Gunakan casing dan tempered glass untuk perlindungan maksimal.
Aplikasi yang Cocok:
Gunakan aplikasi versi Lite atau Go untuk performa lebih ringan:
- WhatsApp dan Telegram sudah ringan tidak perlu versi lite
- Facebook Lite jauh lebih ringan dari aplikasi penuh
- Messenger Lite untuk chat tanpa beban
- Twitter Lite hemat data dan storage
- Opera Mini untuk browsing hemat data
- Spotify Lite untuk streaming musik ringan
Hindari aplikasi berat seperti editor video profesional atau game berat 3D. Pilih aplikasi alternatif yang lebih ringan. Gunakan versi web lewat browser untuk aplikasi yang jarang dipakai. Manfaatkan aplikasi bawaan Android Go yang sudah dioptimasi.
Manajemen Storage:
Pindahkan foto dan video ke kartu memori atau cloud storage. Gunakan Google Photos untuk backup otomatis dengan kualitas tinggi gratis. Hapus file duplikat atau screenshot lama tidak terpakai. Bersihkan folder WhatsApp yang penuh file media. Setting WhatsApp agar unduhan otomatis ke kartu memori.
Gunakan aplikasi Files by Google untuk deteksi file sampah. Hapus aplikasi jarang dipakai atau gunakan versi web. Jangan simpan video offline untuk streaming app jika storage terbatas. Rutin bersihkan cache browser dan aplikasi.
Keamanan dan Privacy:
Aktifkan kunci layar dengan sidik jari atau PIN kuat. Jangan gunakan pola yang mudah ditebak. Aktifkan enkripsi perangkat di pengaturan keamanan. Install antivirus ringan seperti Avast atau AVG versi gratis. Jangan install aplikasi dari sumber tidak jelas di luar Play Store.
Cek ijin aplikasi secara rutin. Cabut akses yang tidak perlu seperti lokasi atau kontak. Logout akun penting saat ponsel dipinjam orang lain. Backup data penting ke cloud atau komputer secara berkala. Aktifkan fitur temukan perangkat saya untuk tracking jika hilang.
Rekomendasi
Itel Vision 1 Pro adalah ponsel pintar entry-level yang menawarkan nilai baik untuk harga sangat terjangkau. Layar lebar 6,52 inci dan baterai 4000mAh menjadi keunggulan utama. Sistem operasi Android 10 Go memastikan performa cukup smooth meski hardware terbatas. Cocok untuk pengguna pertama ponsel pintar atau sebagai perangkat cadangan.
Kelemahan utama terletak pada performa terbatas untuk multitasking berat dan gaming. Kamera 8MP hanya cukup untuk foto casual kondisi cahaya baik. Pengisian daya lambat dengan charger 10W membutuhkan kesabaran. Namun di harga bekas Rp 400-900 ribu, kekurangan ini bisa dimaafkan.
Sangat direkomendasikan untuk:
- Pelajar atau mahasiswa dengan budget sangat terbatas
- Orang tua yang butuh ponsel sederhana untuk komunikasi
- Pengguna pertama yang upgrade dari ponsel fitur
- Ponsel cadangan atau darurat untuk profesional
- Pekerja yang butuh perangkat murah untuk keperluan basic
- Anak kecil atau remaja untuk belajar menggunakan ponsel pintar
Tidak direkomendasikan untuk:
- Pengguna yang sering main game berat
- Fotografer atau content creator yang prioritas kamera
- Profesional yang butuh multitasking banyak aplikasi berat
- Yang mengutamakan teknologi terkini dan performa tinggi
- Pengguna yang butuh fast charging untuk mobilitas tinggi
Di tahun 2026, ponsel ini sudah sangat lawas dengan teknologi 2020. Namun untuk kebutuhan basic seperti komunikasi, browsing, dan media sosial masih sangat cukup. Harga bekas yang sangat murah membuat ponsel ini pilihan ekonomis untuk budget terbatas. Alternatif di harga serupa adalah Realme C11, Samsung A02, atau Infinix Hot 10 Lite.
Pastikan beli dari penjual terpercaya dengan garansi toko minimal. Cek kondisi fisik terutama layar dan baterai dengan teliti. Investasi aksesori seperti casing dan tempered glass sangat dianjurkan. Dengan perawatan baik, ponsel ini bisa bertahan 2-3 tahun untuk penggunaan ringan.
Pertanyaan Umum Itel Vision 1 Pro
Berapa harga HP Itel Vision 1 Pro?
Harga peluncuran 2021 adalah Rp 1,2 juta untuk varian 2GB/32GB dan Rp 1,4 juta untuk 3GB/32GB. Di tahun 2026, harga bekas berkisar Rp 400 ribu hingga Rp 900 ribu tergantung kondisi.
Berapa RAM HP Itel Vision 1 Pro?
Tersedia dalam dua varian yaitu RAM 2GB dan RAM 3GB, keduanya dengan penyimpanan internal 32GB.
Itel Vision 1 Pro keluaran tahun berapa?
Ponsel ini resmi diumumkan tanggal 1 Desember 2020 dan mulai dijual di pasaran pada Februari 2021.
Apakah masih worth membeli di 2026?
Hanya untuk kebutuhan sangat basic atau budget sangat terbatas. Teknologi sudah lawas namun masih cukup untuk komunikasi dan browsing ringan.
Berapa ukuran layar Itel Vision 1 Pro?
Layar berukuran 6,52 inci dengan panel IPS LCD resolusi 720 x 1600 piksel (HD+).
Berapa kapasitas baterai?
Baterai berkapasitas 4000mAh yang cukup untuk daya tahan 1,5-2 hari penggunaan normal.
Apakah bisa main game?
Hanya bisa main game ringan seperti Free Fire di pengaturan minimal. Game berat seperti Mobile Legends atau PUBG sangat lag dan tidak nyaman.
Apakah ada pembaruan sistem?
Ponsel diluncurkan dengan Android 10 Go dan mendapat update ke Android 11. Di tahun 2026 sudah tidak ada update lagi.
Berapa megapiksel kamera?
Kamera belakang 8 megapiksel dengan dua sensor VGA tambahan. Kamera depan 5 megapiksel.
Apakah ada sensor sidik jari?
Ya, ada sensor sidik jari fisik di belakang ponsel ditambah face unlock lewat kamera depan.
Berapa lama waktu pengisian daya?
Sekitar 2,5-3 jam untuk pengisian penuh menggunakan charger 10W yang disertakan.
Apakah tahan air?
Tidak, ponsel ini tidak memiliki sertifikasi tahan air atau debu. Hindari dari air dan kelembaban.
Apakah slot kartu memori terpisah?
Ya, slot triple terpisah untuk dua nano SIM plus satu microSD hingga 128GB bersamaan.
Dimana beli bekas terpercaya?
Tokopedia dan Shopee dengan penjual rating tinggi, atau toko ponsel bekas dengan garansi toko.
Berapa harga ganti LCD jika rusak?
Harga LCD replacement sekitar Rp 250-400 ribu tergantung kualitas original atau aftermarket, termasuk ongkos pasang.

Penulis Konten yang Ahli di Bidang Smartphone, Gadget, Internet dan Teknologi Selama puluhan Tahun.
