Samsung Galaxy A26 5G: Revolusi Layar Besar, Kecerdasan AI, dan Durabilitas Flagship di Harga 3 Jutaan
Pada bulan April 2025, Samsung Electronics Indonesia secara resmi membawa angin segar ke pasar smartphone kelas menengah dengan meluncurkan Samsung Galaxy A26 5G. Kehadiran ponsel ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah pernyataan tegas Samsung untuk mendominasi segmen harga 3-4 jutaan yang selama ini menjadi medan perang paling sengit. Jika pendahulunya, Galaxy A25 5G, sudah dianggap baik, maka Galaxy A26 5G hadir untuk menyempurnakan segala kekurangan tersebut dengan membawa fitur-fitur yang sebelumnya hanya mimpi di seri A2x, yaitu kecerdasan buatan (Galaxy AI) dan sertifikasi tahan air IP67.

Memasuki awal tahun 2026, popularitas Samsung A26 5G justru semakin menanjak. Mengapa? Karena di saat harga ponsel baru terus merangkak naik, A26 5G menawarkan paket lengkap yang sulit ditolak: layar super lega, performa gaming stabil berkat chipset 5nm, dan jaminan usia pakai yang sangat panjang. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap inci dari Samsung Galaxy A26 5G, memberikan Anda panduan definitif apakah ponsel ini layak menjadi daily driver Anda di tahun 2026.
Harga Samsung Galaxy A26 5G Terbaru (Update 2026)
Saat pertama kali mendarat di Tanah Air, Samsung membanderol Galaxy A26 5G dengan harga perkenalan yang cukup agresif. Untuk varian memori tertinggi 8GB/256GB, harga rilisnya adalah Rp 3.999.000. Namun, dinamika pasar di awal tahun 2026 menunjukkan penyesuaian yang menarik bagi konsumen.
Berdasarkan pantauan di berbagai gerai resmi dan e-commerce besar per Januari 2026, Samsung Galaxy A26 5G harganya berapa sekarang? Harganya mulai terkoreksi menjadi lebih terjangkau. Untuk varian 8GB/128GB, Anda bisa mendapatkannya di kisaran Rp 3.799.000, sementara varian favorit 8GB/256GB stabil di angka Rp 4.100.000 – Rp 4.300.000 tergantung promo toko.
Samsung menyediakan tiga pilihan warna yang sangat trendy dan menyasar estetika Gen-Z, yaitu Awesome Black yang elegan, Awesome Mint yang segar, dan Awesome Peach Pink yang manis. Varian Samsung Galaxy A26 5G 256GB Black menjadi primadona bagi pengguna profesional yang menginginkan tampilan klasik namun tetap modern.
Desain Modern dan Layar Super AMOLED 6.7 Inci
Perubahan fisik paling mencolok pada Galaxy A26 5G dibandingkan pendahulunya adalah ukurannya. Samsung memutuskan untuk memperbesar layarnya dari 6.5 inci menjadi 6.7 inci. Keputusan ini membawa dampak signifikan pada pengalaman visual. Menonton serial Netflix atau bermain game menjadi jauh lebih puas dan imersif. Panel yang digunakan tentu saja adalah kebanggaan Samsung: Super AMOLED dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel).
Kualitas layar ini tidak perlu diragukan. Dengan refresh rate 120Hz, setiap guliran layar terasa sangat mulus. Tingkat kecerahan maksimalnya pun ditingkatkan hingga menyentuh angka yang membuat konten tetap terbaca jelas meski di bawah terik matahari siang hari. Desain depannya masih mempertahankan ciri khas Infinity-U (poni tetesan air), namun bezel di sekeliling layar kini dibuat sedikit lebih tipis meski dagu bawah masih terlihat agak tebal, ciri khas kelas menengah.
Peningkatan masif lainnya ada pada sektor durabilitas. Untuk pertama kalinya di seri A2x, Samsung menyematkan sertifikasi IP67. Artinya, ponsel ini tahan terhadap debu dan sanggup bertahan di dalam air tawar kedalaman 1 meter selama 30 menit. Anda tidak perlu lagi panik saat kehujanan di jalan atau ponsel tidak sengaja tercebur ke bak mandi. Selain itu, layar depannya dilindungi oleh kaca tangguh Corning Gorilla Glass Victus+, sebuah upgrade mewah yang biasanya hanya ada di seri flagship. Bodi belakangnya kini menggunakan material kaca (glass back), meninggalkan kesan plastik murahan yang selama ini melekat pada seri A20-an.
Fitur “Awesome Intelligence”: Galaxy AI untuk Semua
Tahun 2025 dan 2026 adalah era kecerdasan buatan, dan Samsung tidak ingin penggunanya di kelas menengah tertinggal. Galaxy A26 5G dibekali dengan fitur Awesome Intelligence, yang pada dasarnya adalah versi lite dari Galaxy AI. Fitur bintang utamanya adalah Circle to Search with Google. Fitur ini sangat revolusioner; Anda cukup menekan tombol home lama, lalu melingkari objek apa pun di layar (misalnya sepatu yang dipakai artis di Instagram atau tanaman unik di video YouTube), dan Google akan langsung mencarikan informasinya untuk Anda tanpa perlu mengetik atau berpindah aplikasi.
Selain itu, terdapat fitur produktivitas seperti bantuan penulisan pesan dan peringkas catatan di Samsung Notes. Bagi pecinta fotografi, fitur AI juga hadir di galeri bawaan. Anda bisa menghapus objek yang mengganggu (seperti orang lewat atau tiang listrik) dengan fitur Object Eraser yang kini bekerja lebih presisi berkat pemrosesan NPU yang lebih kuat. Bahkan, fitur pengenalan musik otomatis kini bekerja lebih cepat dalam mengidentifikasi lagu yang sedang diputar di sekitar Anda.
Performa Dapur Pacu: Exynos 1380 vs 1280
Jantung pacu Samsung Galaxy A26 5G dipercayakan kepada chipset Exynos 1380 (fabrikasi 5nm). Ini adalah chipset yang sama yang sebelumnya digunakan di Galaxy A54 5G. Penggunaan Exynos 1380 ini merupakan lompatan performa yang signifikan dibandingkan Exynos 1280 yang dipakai di Galaxy A25 5G.
Berdasarkan pengujian teknis, Exynos 1380 menawarkan peningkatan performa CPU sekitar 20-30% dan peningkatan performa grafis (GPU) yang lebih tinggi lagi. Dalam skenario nyata, ini berarti Samsung Galaxy A26 5G sanggup menjalankan game berat seperti Genshin Impact di pengaturan grafis Low-Medium dengan frame rate yang stabil di 45-50 fps. Untuk game kompetitif seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile, setingan grafis tinggi pun bisa dilibas dengan lancar tanpa lag.
Samsung juga bekerja sama secara eksklusif dengan Garena untuk mengoptimalkan performa Free Fire di perangkat ini, menjanjikan pengalaman main yang minim stuttering dan respons sentuhan yang lebih instan. Dukungan RAM 8GB yang bisa diperluas dengan fitur RAM Plus hingga total 16GB memastikan kemampuan multitasking yang mulus, di mana aplikasi di latar belakang tidak mudah tertutup sendiri.
Kamera 50MP dengan OIS: Fotografi Anti Goyang
Sektor kamera tetap menjadi andalan Samsung. Galaxy A26 5G mengusung konfigurasi tiga kamera belakang dengan lensa utama beresolusi 50MP yang dilengkapi OIS (Optical Image Stabilization). Kehadiran OIS ini sangat krusial, terutama bagi Anda yang gemar membuat konten video TikTok atau Reels sambil berjalan. Video yang dihasilkan akan jauh lebih stabil dan minim guncangan dibandingkan kamera tanpa OIS.
Selain kamera utama, terdapat lensa Ultrawide 8MP untuk mengambil foto pemandangan luas atau foto grup, serta lensa Macro 2MP untuk foto jarak dekat. Meskipun resolusi lensa pendamping ini tergolong standar, pemrosesan warna khas Samsung yang matang dan vibrant membuat hasil fotonya selalu siap untuk dipamerkan di media sosial. Fitur Nightography juga hadir untuk membantu pengambilan foto di kondisi minim cahaya, mengurangi noise dan meningkatkan kecerahan secara natural. Kamera depan 13MP pun sudah cukup mumpuni untuk selfie tajam dan panggilan video jernih. Satu keunggulan yang jarang dimiliki kompetitor di harga ini adalah kemampuan merekam video hingga resolusi 4K di 30fps, memberikan fleksibilitas lebih saat proses editing.
Jaminan Update Software Terpanjang di Kelasnya
Salah satu alasan terbesar mengapa Samsung Galaxy A26 5G layak dibeli di tahun 2026 adalah komitmen dukungan perangkat lunaknya. Samsung menjanjikan 6 kali upgrade OS Android dan 6 tahun pembaruan keamanan. Mengingat ponsel ini dirilis dengan Android 15 (One UI 7), artinya Galaxy A26 5G akan terus mendapatkan pembaruan fitur hingga Android 21 di tahun 2031 nanti.
Ini adalah jaminan masa pakai yang luar biasa panjang, jauh melampaui standar industri yang biasanya hanya 2-3 tahun. Bagi Anda yang tipe pengguna setia dan malas ganti HP tiap tahun, A26 5G adalah investasi jangka panjang yang sangat aman. Ponsel Anda tidak akan terasa usang dalam waktu dekat karena akan terus mendapatkan fitur-fitur baru dari Google dan Samsung.
Masalah dan Kekurangan (Sisi Kritis)
Tentu tidak ada produk yang sempurna. Samsung Galaxy A26 5G memiliki beberapa catatan yang perlu Anda pertimbangkan. Pertama adalah soal paket penjualan. Seperti tradisi Samsung belakangan ini, tidak ada kepala charger di dalam kotak. Anda hanya mendapatkan kabel USB-C ke USB-C. Anda harus menyiapkan dana tambahan sekitar 200-300 ribu untuk membeli charger original 25W.
Kedua, kecepatan pengisian dayanya mentok di 25W. Untuk mengisi baterai 5000mAh dari kosong hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit. Ini terasa sangat lambat jika dibandingkan dengan ponsel merek Tiongkok di harga yang sama yang sudah menawarkan pengisian 67W atau bahkan 80W yang bisa penuh dalam 30-40 menit. Terakhir, slot kartu SIM yang digunakan bertipe Hybrid. Artinya, Anda harus memilih antara menggunakan dua kartu SIM sekaligus atau satu kartu SIM ditambah satu kartu MicroSD. Anda tidak bisa menggunakan ketiganya secara bersamaan.
Samsung Galaxy A26 5G berhasil menetapkan standar baru untuk ponsel kelas menengah di tahun 2026. Dengan harga 3-4 jutaan, Anda mendapatkan perangkat dengan layar Super AMOLED 6.7 inci yang memukau, performa Exynos 1380 yang solid, fitur kecerdasan buatan Galaxy AI yang futuristik, serta ketangguhan fisik berkat IP67 dan Gorilla Glass Victus+. Meskipun ada kekurangan di sisi kecepatan charging dan kelengkapan aksesoris, jaminan update hingga 6 tahun menjadikan ponsel ini pilihan paling masuk akal bagi pengguna yang mengutamakan kualitas, keamanan data, dan masa pakai panjang.

Penulis Konten yang Ahli di Bidang Smartphone, Gadget, Internet dan Teknologi Selama puluhan Tahun.